Peringatan Ke-32 Hari Air Dunia, BBWS Bengawan Solo Gelar Balap Perahu Naga, Tebar Ikan Dan Tananam Pohon

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Merayakan peringatan ke-32 Hari Air Dunia tahun 2024 Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS-BS) menggelar berbagai kegiatan yang dipusatkan di Bendung Tirtonadi, Kali Pepe, Solo, Jateng. Di antaranya lomba balap dayung perahu naga, penanaman pohon dan penebaran benih ikan.

“Selain lomba balap perahu naga kegiatan lainnya adalah menebar benih ikan, menanam pohon dan sebagainya. Kami juga memberi penghargaan kepada komunitas peduli sungai. Karena beliau-beliau ini menjaga lingkungan terutama sungai kita ini,” ujar Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama ketika ditemui media, Jumat 8 Maret 2024.

banner 300x250

Pada kesempatan itu juga diperkenalkan dan diresmikan warung makan pondok bambu di Pulau Tirtonadi. Pulau di tepi anak sungai Bengawan Solo sekitar 200 meter barat Bendung Tirtonadi ini mmenjadi destinasi wisata baru.

Baca juga: Panitia Imlek Solo Perkuat Kebhinekaan Dengan Gemerlap 5.000 Lampion

Dengan berbagai kegiatan tersebut dia berharap tempat ini menjadi indah, bersih dan bisa menjadi tujuan wisata baru serta membangkitkan ekonomi baru. Ini adalah bentuk kemandirian pemerintah peduli sungai dan diharapkan ke depan ini dapat terus berkembang bukan hanya di Bendung Tirtonadi saja dan bisa mengedukasi lainnya. Dengan demikian nanti tugas pemerintah pusat akan menjadi ringan.

Karena tugas pemeliharaan sungai dan menjaga lingkungan dinilai bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja. Ini menjadi tugas sinergitas TNI, Polri, swasta seperti bank, komunitas yang semua berkumpul di tempat tersebut.

Diharapkan BBWS Bengawan Solo dapat menjaga kawasan ini sehingga menimbulkan dampak negatif yang mana kesaksian di beberapa daerah seperti di Pati, Kudus, Demak mendapat dampak bencana. Dia berharap Bengawan Solo lestari sehingga tidak menimbulkan bencana dan orang bisa menikmati lingkungan yang baik. Pada kegiatan itu BBWS BS juga menanam sedikitnya 500 bibit pohon.

Tamu undangan ikut menebar benih ikan di Pulau Tirtonadi di tepi anak sungai Bengawan Solo sekitar 200 meter barat Bendung Tirtonadi, Kali Pepe, Solo, Jateng, Jumat 8 Maret 2024. (Portalika.com/Iskandar)

Sementara itu Lurah Sumber, Kecamatan Banjarsari, Arifa Umiyati berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin untuk menjaga kelestarian alam dan memberikan edukasi lingkungan kepada generasi muda.

“Saya berharap acara seperti ini tidak hanya dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Lingkungan, tetapi juga secara berkala agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan untuk keberlangsungan hidup kita semua,” kata dia.

Di bagian lain anggota Sekber Komunitas Peduli Sungai, Budi Utomo mengatakan lomba dayung perahu naga digelar untuk memasyarakatkan perahu naga di Kota Solo. Sebab Kota Solo yang sering kali disebut dengan Kota Bengawan namun masyarakatnya dinilai jarang bermain perahu.

Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama memberikan keterangan kepada media di Bendung Tirtonadi, Kali Pepe, Solo, Jateng, Jumat 8 Maret 2024. (Portalika.com/Iskandar)

“Jadi kita dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo bersama Sekber Komunitas Peduli Sungai Kota Surakarta mengadakan lomba dayung perahu naga agar masyarakat mengenal olahraga air, salah satunya lomba dayung perahu naga, kano dan sebagainya,” kata dia.

Lomba ini diikuti 12 peserta, tiga peserta dari Semarang, satu peserta dari Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali, sembilan dari BBWS Bengawan Solo dan komunitas peduli sungai.

“Acara ini digelar di Bendung Tirtonadi sudah tiga kali diadakan. Dulu sudah pernah diadakan di sini, dulu juga menyelenggarakan lomba dayung perahu orange dan ini ketiga dengan perahu naga,” kata dia. (Iskandar)

Komentar