Portalika.com [SURAKARTA] – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta berkomitmen dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api melalui kegiatan Safety Rangers Goes to School di SDN Kabangan, Surakarta, Kamis, 16 April 2026.
Dalam kegiatan ini, KAI Daop 6 memberikan edukasi keselamatan kepada 35 siswa perwakilan sekolah terkait pentingnya memahami, peduli, dan bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
Edukasi ini mencakup pemahaman dasar mengenai keselamatan di perlintasan sebidang, potensi bahaya di sekitar jalur rel, Undang-Undang No 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian, tata cara aman dan selamat saat melintasi perlintasan sebidang, serta pentingnya disiplin dan kewaspadaan terhadap perjalanan kereta api.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KAI Daop 6 dalam menggencarkan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat khususnya generasi muda.
Tidak hanya difokuskan di perlintasan kereta api, sosialisasi dan edukasi juga menyasar lingkungan sekolah, khususnya yang berada dekat dengan jalur rel, seperti SDN Kabangan.
Dalam kegiatan ini, KAI Daop 6 turut menggandeng komunitas pecinta kereta api Semboyan Satoe Community (SSC). Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat penyampaian pesan keselamatan dengan pendekatan yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Kepala Sekolah SDN Kabangan, Sriandayani, menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasinya kepada KAI.
“Kami sangat berterima kasih kepada KAI Daop 6 atas edukasi yang diberikan kepada siswa kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya keselamatan, khususnya karena lokasi sekolah kami yang tidak jauh dari jalur rel kereta api,” ujarnya.
Tak hanya edukasi keselamatan, kegiatan ini juga menghadirkan pengenalan berbagai profesi di lingkungan KAI yang dikemas secara menarik lewat kehadiran para petugas garda terdepan KAI. Profesi yang diperkenalkan antara lain masinis, teknisi kereta api, Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPPKA), serta petugas ticketing.
Diharapkan, pengenalan ini dapat menginspirasi para siswa untuk meraih cita-cita sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap dunia perkeretaapian.
Feni menambahkan kegiatan kepedulian KAI terhadap keselamatan masyarakat sejak usia dini bertajuk Safety Rangers Goes to School ini diharapkan dapat menanamkan budaya keselamatan kepada generasi penerus untuk turut menjadi “penjaga keselamatan kereta api”.
“Edukasi ini menjadi sangat penting, terutama bagi sekolah yang berada di dekat jalur rel, agar para siswa memahami potensi bahaya apabila melakukan hal-hal yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api dan yang membahayakan dirinya.
KAI Daop 6 akan terus berkomitmen untuk menghadirkan edukasi yang berkelanjutan dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat demi terciptanya perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman,” jelas Feni.
KAI Daop 6 Yogyakarta berharap melalui kegiatan ini, kesadaran akan keselamatan bersama dapat semakin meningkat, serta tercipta sinergi positif antara KAI, sekolah, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. (Ariyanto)












Komentar