Selama Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Sukoharjo Siagakan 623 Personel Amankan Mudik Lebaran

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Sejumlah 623 personel Polri dan instansi lain serta dua Pos Pengamanan serta satu Pos Terpadu disiapkan guna memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di Lapangan Presisi Polres Sukoharjo, Kamis, 12 Maret 2026.

banner 300x250

Kapolres menambahkan, pelaksanaan operasi tersebut juga mendapat dukungan dari jajaran Kodim 0726/Sukoharjo serta berbagai instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, PMI, Damkar, Satpol PP, BPBD dan unsur relawan lainnya.

Kapolres berharap dengan sinergitas seluruh unsur yang terlibat, pelaksanaan pengamanan Lebaran di wilayah Sukoharjo dapat berjalan aman dan lancar.

Apel gelar pasukan diikuti oleh sejumlah satuan pasukan, di antaranya perwira Polres Sukoharjo, Kodim 0726 Sukoharjo, Brigif, Dalmas, Satlantas, gabungan staf Polres dan Polsek jajaran, serta unsur Dishub, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, PMI, Damkar, SAR hingga Saka Bhayangkara.

Melalui Operasi Ketupat Candi 2026 ini diharapkan seluruh rangkaian kegiatan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Sukoharjo dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Apel dipimpin Bupati Sukoharjo, Etik Suryani didampingi Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo dan Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol (Inf) Reza Syahputra.

Bupati Sukoharjo membacakan amanat Kapolri. Ia menyampaikan apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

“Apel ini menjadi momentum untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H agar berjalan aman, nyaman, tertib dan lancar,” ujarnya.

Disampaikan pula bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi terpusat yang digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi tersebut melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan dari TNI, Polri serta berbagai instansi terkait di seluruh Indonesia.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan pengamanan secara maksimal guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun kepadatan arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran.

Selain pengamanan lalu lintas, Polri juga akan memfokuskan pengamanan pada berbagai objek vital seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api hingga bandara. (Prasetyo/*)
Editor: Triantotus

Komentar