15 Peserta Tampil di Pentas Seni Desa Ngrombo, Menggali Potensi Seni dan Budaya di HUT RI

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Desa Ngrombo, Kecamatan Baki, terletak di Kecamatan Sukoharjo, Jawa Tengah, menggelar pentas seni yang meriah pada malam Minggu, 31 Agustus 2025, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan dihadiri berbagai lapisan masyarakat dan menjadi sarana bagi warga untuk mengekspresikan kreativitas serta bakat seni mereka.

Acara ini menampilkan 15 penampil yang berasal dari berbagai kelompok masyarakat di Desa Ngrombo. Peserta terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa, mencerminkan keberagaman usia dan kemampuan yang ada di desa tersebut.

banner 300x250

Melalui berbagai pertunjukan seni, seperti tari, musik, dan teater, mereka menunjukkan hasil karya yang telah dipersiapkan dengan penuh semangat dan dedikasi. Hal ini tidak hanya sekadar untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga sebagai wadah bagi masyarakat untuk bersatu dan belajar saling menghargai.

Lurah Desa Ngrombo, Sri Partini, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menggalang kebersamaan diantara warga sehingga tercipta guyub rukun sekaligus menggali potensi seni dan budaya yang dimiliki masyarakat.

“Kegiatan gebyar minta seni ini adalah gebyar pungkasan dalam memperingati hari jadi Republik Indonesia,” ungkap Sri Partini.

Ia mengapresiasi seluruh masyarakat yang berpartisipasi, baik dari warga sendiri, maupun dari wilayah lain yang ingin turut serta memeriahkan acara.

Sri Partini menekankan partisipasi yang luas ini menunjukkan masyarakat Desa Ngrombo memiliki semangat untuk mengisi kemerdekaan melalui seni. “Melalui pentas seni ini, kami berharap masyarakat dapat goyup rukun, saling mendukung dalam membangun desa. Selain itu, kami juga ingin menggali potensi seni dan budaya dari generasi muda hingga orang tua,” ungkapnya.

Keberhasilan acara ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat. Setiap penampil diberi kesempatan untuk menunjukkan bakatnya, dan penonton antusias memberikan dukungan.

Momen ini menjadi penting bagi banyak orang, karena selain untuk merayakan hari kemerdekaan, juga momen untuk merajut kembali kebersamaan di tengah beragam tantangan yang mungkin dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Dari pengalaman ini, Desa Ngrombo tidak hanya berkomitmen untuk melestarikan seni dan budaya, tetapi juga untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di antara warganya.

Ke depan, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menjadi simbol dari kemajuan serta kreatifitas masyarakat dalam mempertahankan dan melestarikan warisan budaya mereka. (Nhaarudin)

Komentar