JCH Khusus Hajar Aswad Mubaroq Solo Berangkat, Bebas Kenaikan Tiket Pesawat, Didampingi Dokter Spesialis

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] —Sebanyak 73 jemaah calon haji (JCH) khusus dari biro Hajar Aswad Mubaroq, Solo resmi diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah melalui Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jateng, Senin 11 Mei 2026. Di tengah fluktuasi harga avtur dunia, puluhan jemaah ini dipastikan aman dari tambahan beaya tiket pesawat.

Kepastian tersebut didapat karena seluruh proses administrasi, mulai dari pemesanan kursi (seat) hingga kebutuhan teknis perjalanan, telah diselesaikan oleh pihak manajemen jauh-jauh hari. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi jemaah di tengah kondisi industri penerbangan internasional yang sedang mengalami kenaikan biaya operasional.

banner 300x250

Prosesi keberangkatan di Bandara Adi Soemarmo berlangsung khidmat dan penuh haru. Keluarga jemaah yang mengantar tampak memadati area pelepasan sejak pagi hari.

Isak tangis haru serta doa bersama mengiringi langkah para tamu Allah menuju proses check-in.

Rombongan terbang dari Solo menuju Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Setelah transit di Jakarta, perjalanan internasional dilanjutkan menuju Arab Saudi dengan menggunakan Saudia Airlines.

“Alhamdulillah, jemaah tahun ini tidak terdampak kenaikan harga tiket akibat kenaikan avtur. Seluruh proses sudah kami rampungkan sejak awal untuk menjamin kepastian keberangkatan,” ujar Owner PIHK Hajar Aswad Mubaroq, Hj Retno Anugerah Andriyani kepada awak media.

Layanan Ekstra dan Pembimbing Pengalaman

Selain jaminan beaya yang stabil, Hajar Aswad Mubaroq juga memberikan layanan ekstra berupa pendampingan medis profesional. Selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, para jemaah akan didampingi langsung oleh dokter spesialis, dr H Haris Dwi Setiawan, SpPd.

Layanan kesehatan ini disiapkan untuk memantau kondisi fisik jemaah secara intensif, mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina yang prima. Penanganan cepat dan tepat dapat segera diberikan apabila ada jemaah yang membutuhkan bantuan medis darurat.

Tidak hanya aspek kesehatan, kelancaran ibadah juga dikawal oleh tim khidmat dan pembimbing berpengalaman, di antaranya Ustadz Faiz Baradja dan Ustadz Ali Rosidi. Hj Retno Anugerah Andriyani juga terjun langsung memastikan pelayanan jemaah berjalan optimal sejak dari bandara hingga nanti di Tanah Suci.

Dia menegaskan prioritas utama perusahaan adalah memberikan rasa aman, nyaman, dan kekhusyukan bagi jemaah dalam beribadah. Keberangkatan 73 jemaah ini menjadi bukti komitmen layanan prima di tengah tantangan global industri penerbangan saat ini. (Iskandar)

Komentar