7 Hari Berselang, Sopir Bank Jateng Diamankan Polresta Surakarta di Gunungkidul

Bawa Lari Uang Rp10 Miliar

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta, Jawa Tengah, menangkap sopir Bank Jateng yang membawa kabur uang senilai Rp10 miliar.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, SIK, MH menyampaikan bahwa pelaku ditangkap di daerah Panggang, Gunungkidul Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin, 8 September 2025 sekitar pukul 04.00 WIB.

banner 300x250

“Alhamdulillah, dari Polresta Surakarta sudah menangkap pelaku utama di daerah Panggang, Gunungkidul Selatan, pukul 04.00 pagi tadi,” ujar Kombes Pol Catur didepan awak Media, Senin.

Menurut Kombes Pol Catur, pemeriksaan terhadap pelaku masih berlangsung oleh penyidik Satreskrim Polresta Surakarta untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Saat ini tim masih berada di TKP untuk melengkapi bukti-bukti dan menelusuri hal-hal lain yang berkaitan dengan kasus ini,” jelasnya.

Kapolresta menegaskan sejauh ini baru satu orang yang diamankan, yakni sopir bank yang membawa kabur uang Rp10 miliar tersebut. Barang bukti serta detail temuan lain akan dipaparkan setelah penyelidikan selesai.

“Yang pasti pelaku sudah kami tangkap. Untuk perkembangan selanjutnya akan segera kami sampaikan,” tegasnya.

Sopir Bank Jateng itu nekat membawa kabur uang sekitar Rp10 miliar saat pengambilan dana di Bank Jateng Cabang Solo untuk dibawa ke Wonogiri. Aksi itu terjadi ketika satu-satunya polisi pengawal yang disiapkan pihak bank sedang ke toilet.

Kasat Reskrim AKP Prastiyo Triwibowo, SIK.MH mengatakan, insiden terjadi pada Senin, 1 September 2025. Saat itu, Bank Jateng Cabang Wonogiri hanya meminta satu anggota polisi untuk mengawal pengambilan uang hampir Rp10 miliar ke Cabang Solo.

“Pengamanan dilakukan sesuai SOP dan permintaan. Kalau memang permintaan pengamanannya satu, ya dilaksanakan sesuai. Tolak ukurnya pihak yang membutuhkan pengamanan,” kata AKP Prastiyo, Rabu, 3 September 2025.

Dalam mobil, terdapat tiga orang: seorang teller, sopir, dan satu anggota polisi. Saat teller masih di dalam bank mengambil dana tambahan Rp1 miliar, polisi yang mengawal sempat ke toilet.

Saat itulah sopir beralasan hendak memindahkan mobil di area parkir. Namun, dari rekaman CCTV, mobil justru keluar meninggalkan lokasi sekitar pukul 12.20 WIB.

Kabar yang berkembang seusai kejadian, sopir berinisial A, warga Giriwono, Wonogiri. Saat kejadian tanggal 1 September itu merupakan hari baik bagi ASN karena tanggal gajian. Beberapa ASN bercerita hari H kejadian itu penarikan di ATM hanya Rp500.000. (*)

Editor: Triantotus

Komentar