Portalika.com [SOLO] – Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo mewajibkan mahasiswanya melaksanakan praktik lapangan atau magang dalam upaya mengimbangkan antara teori dan praktik. Fahrinza Nabila Buamona, mahasisws prodi ilmu komunikasi, semester 7 mengikuti magang dan telah dilaksanakan pada 3 November 2023 sampai 3 Januari 2024.
Dia magang di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Sukoharjo. Fahrinza bercerita di awal magang, mahasiswa ditempatkan di semua bidang namun dirinya difokuskan untuk membantu di bidang perlindungan anak.
“Dalam bidang ini saya ditugaskan untuk membuat arsip surat dinas. Penulisan dipercaya dalam bidang ini sesui dengan pengalaman yang dimiliki oleh saya dan juga keahlian yang di miliki oleh saya. Dalam penulisan ataupun pembuatan saya didampingi pegawai dinas yang akan membantu saya agar tidak kesusahan,” katanya.
Baca juga: Mahasiswa Magang Prodi Ilmu Komunikasi Unisri Dapat Pengalaman Di Hotel Pose In Solo
Jam kerja sama dengan para pegawai dinas yakni 5 hari kerja dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan jam 15.30 WIB. “Tidak ada perbedaan selama magang semua mahasiswa magang diterima dengan baik dan diperlakukan dengan baik. Tidak ada tekanan dalam magang ini,” tandasnya.
Adapun kegiatan keislaman yang diterapkan dalam gedung, ujarnya, setiap seminggu sekali tiap hari Kamis diadakan kegiatan pengajian bagi seluruh pegawai yang beragama Islam. “Dan setiap hari Jumat wajib mengirimkan anggota untuk mengikuti senam sehat bagi dinas yang sudah terjadwal.”
Keseharian magang, dia membuat arsip surat, mulai dari surat undangan untuk Sekda ataupun surat undangan pendampingan kasus, semua harus teliti karena jika ada yang kurang maka akan diteliti dan direvisi. Selain mengerjakan kearsıpan surat, dia juga menginput data kasus ke dalam web yang telah disediakan kurang lebih 36 kasus yang dinpiut kedalam web.
“Setiap harinya saya membuat surat nota dinas hingga 5 ataupun lebih. Merekap kasus-kasus yang sebelumnya belum tertunda dan yang sudah terlaksana. Dikarenkaan dalam bidang perlindungan kekurangan anggota maka data kasus ataupun arsip banyak belum diinput ataupun di seleksi,” katanya.
Selain pembuatan arsip dan menginput data Fahrinza juga mendampingi kegiatan sosialisasi di SMK Negeri 4 Sukoharjo bertemakan sekolah anti perundungan. Di acara dia ditugasi untuk mendokumentasikan kegiatan dari awal hingga akhir.
“Selain sosialisasi juga mendampingi pegawai dinas untuk menjadi pemateri di pertemuan rutin dharma wanita persatuan di lantai 9 Gedung Menara Wijaya untuk mendokumentasikan kegiatan,” jelasnya. (Heris/*)












Komentar