Toko Kelontong Wonogiri Terbakar, Kerugian Rp500 Juta

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Sebuah toko kelontong di Jalan Manyar 1 RT 03 RW 01, Lingkungan Bauresan, Kelurahan Giritirto, Kabupaten Wonogiri, Rabu, 7 Agustus 2024 sekitar pukul 12.10 WIB terbakar. Toko yang terbakar tersebut milik Tutik yang menjual rokok, sembako dan berbagai kebutuhan sehari-hari.

Warga sekitar membantu mengeluarkan barang-barang milik tetangga rumah ke seberang jalan sebelum mobil pamadam kebakaran datang.

banner 300x250

Polisi melakukan quick respons membantu mengatur arus lalu lintas, saat peristiwa kebakaran menimpa dan proses pemadaman api.

Baca juga: Polda Sumut Gelar Rekonstruksi Kebakaran Rumah Wartawan Karo Sumut

Kapolres Wonogiri, AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo mengatakan begitu menerima informasi adanya toko kelontong yang terbakar personel langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk membantu proses pamadaman dan pengaturan lalu lintas.

“Personel kita kerahkan untuk membantu proses pemadaman dan pengaturan lalu lintas mengingat TKP berada di tepi jalan raya dan menjadi pusat keramaian karena berada di belakang Pasar Kota Wonogiri,” ucapnya.

Portalika.com/Anom

Kapolres menjelaskan menurut keterangan saksi api berasal dari bagian belakang ruko yang merupakan dapur dan gudang penyimpanan sembako dan rokok.

“Tiba-tiba saksi mendengar suara gemuruh di area dapur, saksi kemudian mengecek kebagian dapur dan melihat ada kobaran api dan kepulan asap, kemudian saksi berteriak minta tolong lalu dibantu warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” ujarnya.

Namun api cepat meluas dan merembet ke bagian gudang, atas kejadian ini salah satu warga menghubungi petugas kepolisian dan pemadam kebakaran.

Selanjutnya, api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan pemadam kebakaran, Polres Wonogiri dibantu masyarakat setempat.

Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa namun kerugian materi di perkirakan Rp500.000.000 atau setengah miliar. Saat ini penyebab kebakaran masih dalam lenyelidikan.

“Saat ini telah kita lakukan olah TKP untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Dari kejadian ini, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi peristiwa kebakaran terulang kembali. Pastikan instalasi listrik sesuai standar nasional Indonesia dan pastikan dapur maupun alat listrik telah mati ketika tidak digunakan mengingat saat ini musim kemarau tentunya potensi kebakaran lebih tinggi,” katanya. (Suryono)

Komentar