Portalika.com [SUKOHARJO] – Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menyelenggarakan program ekonomi kreatif. Seni ecoprint, yang merupakan teknik mencetak motif alami pada kain menggunakan daun, bunga dan tumbuhan, semakin berkembang menjadi tren dalam industri kreatif di Indonesia.
Dalam sebuah pertemuan yang diadakan di Balaidesa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, kader PKK Desa Langenharjo berkumpul untuk mempelajari bagaimana ecoprint dapat diintegrasikan ke dalam model bisnis mereka dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC).
Aisyah Putri Aryanto, mahasiswa KKN Undip, menyatakan acara pertemuan bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penerapan ecoprint sebagai seni yang tidak hanya memperindah produk, tetapi juga mendukung keberlanjutan bisnis.
Melalui Business Model Canvas, para peserta dapat merancang strategi bisnis yang terstruktur, dengan fokus pada nilai tambah yang ditawarkan oleh ecoprint. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya produk yang ramah lingkungan, ecoprint menawarkan solusi kreatif yang mendukung keberlanjutan.
BMC membantu para pelaku usaha untuk memahami dan mengintegrasikan aspek keberlanjutan ini ke dalam strategi bisnis mereka, sehingga dapat bersaing di pasar global yang semakin peduli lingkungan.
Selama pelatihan peserta diperkenalkan pada konsep Business Model Canvas, yang memungkinkan peserta untuk merancang model bisnis secara holistik. Peserta diajarkan bagaimana mengidentifikasi segmen pelanggan, mengembangkan proposisi nilai dan mengelola sumber daya dengan mempertimbangkan dampak lingkungan.
Ecoprint, dengan bahan-bahan alami dan proses minim limbah, menjadi contoh konkret bagaimana seni dapat diterapkan dalam bisnis yang berkelanjutan. Kegiatan berikutnya adalah membentuk kelompok untuk praktik pembuatan batik ecoprint.
Masing-masing kelompok yang terdiri 6 sampai 8 orang didampingi oleh 1 PIC (person in charge) yang memandu dan membantu peserta dalam proses pembuatan batik ecoprint. Pelatihan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pelaku usaha untuk mengadopsi ecoprint dan mengintegrasikannya ke dalam strategi bisnis mereka, sehingga menciptakan industri kreatif yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan. (*)
Penulis: Aisyah Putri Aryanto
Editor : Suryono











Komentar