Portalika.com [SUKOHARJO] – Polres Sukoharjo berhasil mengungkap sembilan kasus premanisme selama pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025 yang digelar sejak 12 Mei hingga 27 Mei 2025. Operasi yang bertujuan memberantas aksi premanisme, pemalakan, penganiayaan hingga kepemilikan senjata tajam tersebut dengan 12 tersangka, melampaui target dari Polda Jawa Tengah sebanyak 5 kasus.
Pernyataan itu disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo dalam konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Selasa, 27 Mei 2025.
“Kami serius menindak segala bentuk tindakan premanisme yang meresahkan masyarakat. Dari hasil operasi yang masih berlangsung ini, sudah ada sembilan kasus berhasil kami ungkap,” ungkap AKBP Anggaito.
Dari sembilan kasus tersebut, terdiri dari 2 kasus pengeroyokan; 3 kasus penganiayaan dengan tangan kosong; 3 kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam; 1 kasus membawa senjata tajam dan 1 kasus pengeroyokan atau pengrusakan.
Barang bukti yang diamankan antara lain senjata tajam jenis corbek dan clurit, sepeda motor, helm, pakaian pelaku, hingga handphone. Sebagian tersangka ditahan di Polres Sukoharjo dan dua di antaranya merupakan anak-anak yang ditangani secara khusus sesuai prosedur hukum anak.
Kapolres juga menjelaskan bahwa Satgas Preemtif melalui Satbinmas telah melakukan 45 kegiatan penyuluhan dan pembagian stiker antisipasi premanisme. Sementara Satgas Preventif dari Sat Samapta juga telah melaksanakan 45 kali patroli dan pengamanan di lokasi-lokasi rawan premanisme, termasuk pusat industri dan transportasi.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tapi juga pencegahan melalui edukasi dan patroli rutin. Semua upaya ini untuk memastikan Sukoharjo tetap aman dan kondusif, terutama dalam mendukung iklim investasi dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
AKBP Anggaito menegaskan pihaknya akan terus melanjutkan operasi hingga batas waktu yang ditentukan serta mengajak masyarakat untuk proaktif melapor jika menemukan indikasi premanisme di lingkungan sekitar.
“Kepada masyarakat, jangan ragu melaporkan. Polres Sukoharjo hadir untuk menjaga ketertiban dan memberi rasa aman bagi semua warga,” tutupnya. (Triantotus)












Komentar