Portalika.com [KLATEN] – Fatika Fitri Nur Hidayah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta meluncurkan program Sosialisasi dan Edukasi Lokal Go Digital: Pemberdayaan UMKM melalui Pembayaran QRIS di Desa Karanganom.
Program ini diinsiasi untuk mengabdi di Desa Karanganom, dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Fikriana Mahar Rizqi, SIKom, MA. Inisiatif ini berfokus pada sosialisasi penggunaan QRIS Dana untuk mempercepat transisi UMKM pedesaan dari pembayaran tunai ke digital, guna mendukung inklusi keuangan dan keberlanjutan ekonomi local pada 26 Juli 2025.
Menurutnya, UMKM menyumbang 60,5% Produk Domestik Bruto (PDB) dan 96,9% tenaga kerja Indonesia, namun banyak UMKM pedesaan masih bergantung pada uang tunai karena rendahnya literasi digital dan keterbatasan infrastruktur.
QRIS dana, sebagai solusi pembayaran digital yang terintegrasi, memungkinkan pedagang menerima transaksi dari berbagai platform (Dana, GoPay, Ovo, dan mobile banking) hanya dengan satu kode QR. Program ini menargetkan satu UMKM, yaitu Jajanan Mbak Nana di Desa Karanganom, untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam mengadopsi teknologi ini melalui edukasi intensif.
Program ini mencakup empat tahapan utama:
- Persiapan: Survei UMKM dan mengidentifikasi kebutuhan UMKM Jajanan Mbak Nana melalui wawancara untuk memahami tantangan, seperti literasi digital atau akses teknologi, serta menyiapkan materi sosialisasi tentang manfaat dan penggunaan QRIS Dana.
- Pelatihan: Mengadakan pelatihan tatap muka untuk pemilik UMKM Jajanan Mbak Nana, mencakup pengenalan keunggulan QRIS Dana (efisiensi, keamanan, daya tarik pelanggan), langkah-langkah registrasi akun pedagang di aplikasi Dana, dan simulasi transaksi menggunakan QRIS statis.
- Implementasi: Pendampingan UMKM Jajanan Mbak Nana dalam menerapkan QRIS Dana di lokasi usaha.
- Evaluasi: Menilai dampak sosialisasi melalui wawancara dengan pemilik UMKM Jajanan Mbak Nana dan mengidentifikasi kendala seperti banyak orang tua yang masih lebih suka membayar tunai.
“Sosialisasi QRIS Dana adalah langkah strategis untuk memberdayakan UMKM pedesaan. Saya ingin pedagang dan masyarakat memahami kemudahan dan keamanan pembayaran digital untuk meningkatkan daya saing usaha mereka,,” ujar Fatika Fitri Nur Hidayah, mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta.
Program ini dilakukan secara mandiri oleh Fatika Fitri Nur Hidayah tanpa keterlibatan pihak eksternal, fokus pada Jajanan Mbak Nana, sebuah UMKM strategis di Desa Karanganom yang menawarkan jajanan lokal dan sering dikunjungi warga dan anak-anak sekolah.
Tantangan seperti literasi digital rendah dan preferensi pelanggan orang tua untuk pembayaran tunai diatasi melalui pelatihan sederhana, penggunaan QRIS statis yang minim ketergantungan internet, dan edukasi langsung kepada pelanggan. (*)
Penulis: Fatika Fitri Nur Hidayah, mahasiswa KKN Unisri Surakarta
Editor: Suryono












Komentar