Lemahbang Bersholawat: Penutupan KPM Staimas dan Ma’had Aly Penuh Kebersamaan dan Nilai Toleransi

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Balaidesa Lemahbang, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri dipenuhi oleh semangat ukhuwah dalam Pengajian Akbar bertajuk Lemahbang Bersholawat, sebagai penutup program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 06 Staimas Wonogiri dan Ma’had Aly Sunan Gunung Jati kelompok 3, Selasa, 19 Agustus 2025.

Dengan tema Indahnya Kebersamaan dalam Bingkai Kebhinekaan, acara ini dihadiri jajaran dosen Staimas Wonogiri, Kaprodi PAI, dosen Ma’had Aly Sunan Gunung Jati, Kepala Desa Lemahbang, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai dusun di Lemahbang.

banner 300x250

Ketua KPM 6 kelompok 3, Pondra Argadia, mengungkapkan terima kasih atas penerimaan hangat masyarakat serta pengalaman berharga selama menjalankan pengabdian di desa.

Kepala Desa Lemahbang, Sugito Najib, SSos, dalam kesan dan pesannya, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama di desa, terutama dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Momentum penyerahan kenang-kenangan dari kampus dan mahasiswa kepada pihak desa menjadi simbol persaudaraan dan kerja sama yang akan selalu dikenang.

Ustadz Bukhori, SAg, MPd yang menyampaikan tausiyah seputar pentingnya menjaga ukhuwah, toleransi, dan semangat bertetangga dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk, serta peran generasi muda dalam merawat kebhinekaan dalam bingkai keislaman yang moderat.

Kristianto, penanggung jawab program berharap dengan adanya acara ini, semangat moderasi beragama dan nilai-nilai kebersamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan harapan agar silaturahmi antara mahasiswa dan warga Desa Lemahbang tidak terputus meski masa pengabdian telah usai.

Penutupan KPM ini bukan hanya menjadi akhir dari sebuah program, tetapi awal dari ikatan emosional dan spiritual antara kampus, mahasiswa, dan masyarakat. Lemahbang Bersholawat menjadi wujud nyata sinergi pendidikan, agama, dan budaya yang menyatu dalam bingkai toleransi dan keberagaman. (Nadhiroh)

Komentar