Portalika.com [SURAKARTA] – Sejumlah 105 orang awak bus dan angkutan umum menjalani tes kesehatan dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi darat jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta, Selasa, 23 Desember 2025.
Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh awak kendaraan dalam kondisi sehat, prima, dan bebas dari pengaruh zat berbahaya sebelum melayani masyarakat pada periode dengan lonjakan penumpang yang tinggi.
Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh tim gabungan dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Dokpol Polresta Surakarta, dan Badan Narkotika Nasional Kota Surakarta. Pemeriksaan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kondisi fisik umum, serta skrining kesehatan lainnya yang berpotensi memengaruhi keselamatan berkendara.
Selain itu, dilakukan pula tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta sebagai langkah preventif untuk memastikan pengemudi dan awak angkutan tidak terpapar penyalahgunaan narkoba yang dapat membahayakan keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.
Selain pemeriksaan kesehatan dan tes urine, Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta juga menggelar ramp check gabungan bersama Polresta Surakarta. Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan, kelaikan teknis bus, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Ramp check dilaksanakan secara menyeluruh dan humanis, namun tetap tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kolaborasi antara Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta, Dinas Kesehatan Kota Surakarta, BNN Kota Surakarta, dan Polresta Surakarta ini merupakan wujud sinergi lintas sektor dalam menciptakan transportasi publik yang selamat, tertib, dan aman.
Dengan kesiapan awak kendaraan, kelaikan armada, serta penegakan hukum yang konsisten, diharapkan pelayanan angkutan umum selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa transportasi.
Hasil pemeriksaan kesehatan pengemudi bus terdapat 105 orang diperiksa dengan kondisi hipertensi sebanyak 25 orang, kolesterol berjumlah 11 oran, gula darah ada 12 orang dan narkoba negatif semua. (Ariyanto)












Komentar