Portalika.com [BOYOLALI] – Pelaksanaan kegiatan magang bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja langsung kepada mahasiswa serta meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan daerah di lingkungan pemerintahan. Program magang ini dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2025 dan berlangsung di lingkungan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Boyolali.
Melalui program magang ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung sistem kerja dan tata kelola keuangan daerah di lingkungan pemerintahan. Mahasiswa ditempatkan pada beberapa bidang sesuai dengan kebutuhan instansi, khususnya pada Bidang Akuntansi dan Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah.
Penempatan tersebut bertujuan agar mahasiswa dapat memahami proses administrasi keuangan dan aset daerah secara nyata serta terstruktur. Selama pelaksanaan magang, mahasiswa dilibatkan dalam berbagai kegiatan administrasi pendukung, antara lain membantu pengecekan dan pencocokan data pendapatan dan belanja, pengelolaan dokumen rekonsiliasi, penyusunan dan pendistribusian surat, serta pengarsipan dokumen keuangan.
Selain itu, pada Bidang Aset, mahasiswa turut membantu pengelolaan dokumen aset daerah, penyesuaian data sertifikat, pembaruan data sewa tanah, serta pengarsipan dokumen Barang Milik Daerah (BMD).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan pegawai terkait dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan BKD. Dalam pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mendukung ketertiban administrasi serta kelancaran proses penatausahaan keuangan daerah.
Pelaksanaan Program Magang Mahasiswa di Badan Keuangan Daerah Kabupaten Boyolali berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh pegawai. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja praktis, tetapi juga memahami pentingnya ketelitian, tanggung jawab, serta penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan publik.
Diharapkan melalui Program Magang Mahasiswa ini, terjalin sinergi yang baik antara instansi pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang profesional dan berkompeten, khususnya di bidang pengelolaan keuangan daerah. Program ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja di masa mendatang. (*)
Editor: Suryono












Komentar