Portalika.com [SURAKARTA] – Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani membuka Kuda Troya Fair Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan soft opening Kuda Tunggul Chess Club serta Turnamen Catur Solo Raya Kuda Troya New Year 2026 di Kedung Tunggul RW 7, Kelurahan Mojosongo, Surakarta, Minggu, 4 Januari 2026.
Astrid mengapresiasi masyarakat atas inisiatif memadukan olahraga, penguatan ekonomi kerakyatan, serta pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan-kegiatan positif.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan atau kompetisi catur, tetapi juga menunjukkan bahwa di wilayah ini terdapat potensi besar, mulai dari pembinaan atlet usia dini hingga pengembangan UMKM dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Astrid Widayani.
Turnamen catur ini diikuti oleh peserta lintas daerah, tidak hanya dari Kota Surakarta, tetapi juga dari wilayah Solo Raya dan Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Wonogiri, Boyolali, dan Yogyakarta. Partisipasi tersebut dinilai sebagai bentuk kolaborasi lintas daerah yang patut diapresiasi.
“Kolaborasi lintas wilayah seperti ini sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang pemersatu sekaligus sarana membangun jejaring yang lebih luas,” tambahnya.
Wakil Walikota menegaskan bahwa olahraga catur memiliki nilai strategis dalam pembentukan karakter, khususnya bagi generasi muda.
“Catur bukan sekadar permainan, tetapi olahraga yang melatih ketangkasan dalam mengambil keputusan, kehati-hatian, serta keberanian dalam menentukan langkah. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk generasi muda yang sabar, telaten, dan mampu berpikir secara struktural,” jelasnya.
Melalui Kuda Troya Fair, Pemerintah Kota Surakarta berharap kegiatan kemasyarakatan seperti ini dapat terus berkembang dan berkelanjutan, tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal serta pembinaan sumber daya manusia.
“Kami mendorong agar Kuda Tunggul Chess Club terus dikembangkan dan menjadi ruang belajar bagi anak-anak serta generasi muda di Kota Surakarta yang ingin mendalami olahraga catur,” ungkap Astrid Widayani.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan turnamen ini sebagai momentum menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, menjaring talenta-talenta baru, serta memperkuat komunitas pecatur di wilayah Solo Raya.
Pemerintah Kota Surakarta, lanjutnya, akan senantiasa mendukung dan mendorong berbagai inisiatif masyarakat yang sejalan dengan visi Kota Surakarta sebagai kota yang maju, berbudaya, dan berdaya saing.
“Pemerintah Kota Surakarta selalu terbuka dan siap mendukung kegiatan masyarakat yang membawa manfaat positif bagi pembangunan kota,” jelasnya.
Pembukaan turnamen catur ditandai dengan pertandingan simbolis yang mempertemukan Wakil Walikota Surakarta bersama anak keduanya, Muhammad Luthfi, melawan pecatur yunior peringkat enam Asia, Vanessa Koolin Santosa, asal Kota Surakarta. (Ariyanto)












Komentar