Portalika.com [SURAKARTA] — Sebuah keheningan yang menyesakkan tiba-tiba pecah menjadi isak tangis di dalam studio bioskop Solo Paragon XXI di Solo, Jateng saat pemutaran film drama keluarga Titip Bunda di Surga-Mu. Film yang diputar Jumat, 20 Februari 2026 sore ini memulai perjalanan roadshow Pulau Jawa dengan sebuah pembukaan yang sangat emosional.
Kisah tentang penyesalan yang terlambat dan komunikasi yang terputus dalam keluarga ternyata menjadi cermin yang sangat nyata bagi banyak orang. Pertanyaan “Bagaimana jika Lebaran tahun ini adalah kesempatan terakhirmu untuk memeluk Ibu?” menghujam jantung dan membuat penonton tersadar akan pentingnya komunikasi dengan orang tua.
Produser Dono Indarto mengungkapkan bahwa film ini bukan sekadar fiksi komersial, melainkan sebuah refleksi personal dari kehidupan keluarganya sendiri.
“Titip Bunda di Surga-Mu hadir sebagai pengingat bahwa waktu kita bersama orang-orang tercinta itu ada batasnya. Karena itu, film ini sangat cocok ditonton menjelang Ramadan, sebuah momen untuk kembali, untuk pulang, dan memperbaiki hubungan dengan keluarga,” papar dia.
Sementara itu salah seorang bintang, Meriam Bellina yang memerankan Ibu Moza juga menegaskan bahwa film ini adalah ruang bagi orang tua untuk belajar mendengar, bukan hanya menuntut pengertian dari anak-anaknya.
“Karakter Ibu Moza memberi saya sudut pandang baru tentang keluarga. Bahwa seorang ibu bukan hanya menuntut, tetapi juga harus belajar memahami dan mengerti anak-anaknya. Film ini bukan hanya tentang anak yang belajar menghargai orang tua, tapi juga orang tua yang belajar mendengarkan,” tegas dia.
Film ini diperankan oleh ansambel bintang besar seperti Meriam Bellina, Ikang Fawzi, Acha Septriasa, Kevin Julio, Abun Sungkar, Zora Vidyanata, Natalie Zenn, Arfan Afif, Chiki Fawzi, dan Asri Welas. “Pastikan Anda menyiapkan hati dan tisu untuk menyaksikan Titip Bunda di Surga-Mu di seluruh bioskop Indonesia mulai 26 Februari 2026,” pesan Meriam Bellina.
Setelah mengguncang emosi warga Solo, keharuan ini akan terus berlanjut menyapa Yogyakarta pada 21 Februari 2026, Surabaya 22 Februari 2026, Sidoarjo 23 Februari 2026, hingga berakhir di Malang 24 Februari 2026. (Iskandar)












Komentar