Tangguh Digital, Karya Budaya, dan Daulat Rupiah

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo menggelar Kick Off Adikarya Fest 2026 pada 23 dan 24 Mei 2026 di Solo Square Mall. Mengusung tema “Tangguh Digital, Karya Budaya, dan Daulat Rupiah”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi Bank Indonesia bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, penyedia jasa pembayaran, komunitas, akademisi, media, dan masyarakat dalam memperkuat digitalisasi ekonomi daerah, edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah, perlindungan konsumen, serta pemberdayaan UMKM di Solo Raya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, menyampaikan bahwa Adikarya Fest 2026 dirancang sebagai kegiatan yang menghubungkan edukasi, apresiasi, dan aktivasi ekonomi masyarakat.

banner 300x250

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk mendorong sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal, sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

“Melalui Adikarya Fest 2026, Bank Indonesia Solo ingin memastikan transformasi digital dapat berjalan secara inklusif, memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha, serta tetap berpijak pada budaya lokal dan kebanggaan terhadap Rupiah. Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat semakin mudah, aman, dan percaya dalam bertransaksi,” ujar Dwiyanto.

Adikarya Fest 2026 dibangun melalui tiga pilar utama, yaitu:

  • Adipati: Fokus pada perluasan ekosistem transaksi digital (terutama QRIS), peningkatan literasi sistem pembayaran, dan penguatan perlindungan konsumen.
  • Serdadu: Wadah edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah melalui pendekatan kreatif dan partisipatif, termasuk pelibatan generasi muda sebagai agen literasi Rupiah.
  • Kenduren: Mendukung UMKM agar semakin naik kelas melalui pameran produk, pengembangan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, dan penguatan adopsi digital.

Sebagai bagian dari pembukaan, Bank Indonesia Solo juga menyelenggarakan Adipati Award sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, Penyedia Jasa Pembayaran, dan pemangku kepentingan yang aktif mendukung percepatan digitalisasi daerah.

Penghargaan diberikan atas capaian dalam digitalisasi transaksi pemerintah daerah, implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI), inovasi program digitalisasi, kolaborasi antarpemangku kepentingan dan capaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD).

Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, menyampaikan dukungan dan mengapresiasi sinergi Bank Indonesia Solo dengan Pemerintah Kota Surakarta dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berdaya saing.

Digitalisasi dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi layanan publik, memperluas akses pembayaran masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi pelaku usaha, termasuk UMKM.

Perkembangan transaksi digital di Surakarta terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2026, transaksi QRIS di wilayah Surakarta tercatat mencapai 25,1 juta transaksi (tumbuh 133,8% secara tahunan), dengan jumlah merchant aktif mencapai 452.980 merchant.

Selama dua hari penyelenggaraan Adikarya Fest 2026, masyarakat dapat mengikuti berbagai kegiatan edukatif, inspiratif, dan interaktif di Solo Square Mall, seperti area edukasi Museum dan Perpustakaan Bank Indonesia, area UMKM dan showcase produk, donor darah, digital experience, berbagai permainan interaktif.

Juga diselenggarakan berbagai kompetisi yakni duta rupiah dan duta guru, cerdas cermat, modern Dance Competition, lomba konten kreator, mendongeng, dan menggambar.

Sayembara Maskot Qris dan PeKA

Selain itu, Bank Indonesia Solo akan menggelar Adipati Qris Run 2026 pada 14 Juni 2026 di Stadion Manahan Surakarta. Kegiatan lari kategori 5K dan 10K ini akan diikuti sekitar 2.000 pelari, dengan seluruh transaksi menggunakan Qris-mulai dari pembelian tiket hingga transaksi selama acara.

Seluruh hasil penjualan tiket akan disalurkan untuk aksi kepedulian lingkungan bekerja sama dengan Pandawara Group.

Rangkaian Adikarya Fest 2026 akan berlanjut melalui Kenduren UMKM pada 26–28 Juni 2026 di Solo Square Mall, sebagai wadah kolaboratif bagi UMKM, komunitas kreatif, pemerintah daerah, dan pelaku industri untuk memperkuat pengembangan usaha dan daya saing produk lokal.

Melalui Adikarya Fest 2026, Bank Indonesia Solo berharap literasi digital, kecintaan terhadap Rupiah, dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri semakin meningkat. Sinergi kuat antara semua pihak diharapkan dapat mempercepat terbentuknya ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan di Solo Raya.

Daftar Pemenang Adipati Award 2026;

1. Kategori Pemerintah Daerah:

  • Digitalisasi Transaksi Pemerintah: Pemerintah Kota Surakarta
  • Digitalisasi Ekonomi Daerah: Pemerintah Kabupaten Wonogiri
  • Implementasi Kartu Kredit Indonesia: Pemerintah Kabupaten Karanganyar
  • Inovasi Program Digitalisasi: Pemerintah Kabupaten Sukoharjo
  • Kolaboratif: Pemerintah Kabupaten Boyolali
  • IETPD Terbaik: Pemerintah Kabupaten Sragen

2. Kategori Penyedia Jasa Pembayaran (PJP):

  • Digitalisasi Pemerintah Daerah: Bank Jateng Sukoharjo
  • Program Perlindungan Konsumen: Bank Mandiri Area Solo
  • Kolaboratif: Netzme

Adipati Award Utama – Akselerasi Digitalisasi Pembayaran Terkini:

  • Adipati I: Pemerintah Kota Surakarta
  • Adipati II: Pemerintah Kabupaten Wonogiri
  • Adipati III: Pemerintah Kabupaten Klaten. (Ariyanto)

Komentar