Portalika.com [DEMAK] – Upaya mewujudkan desa mandiri energi membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, dari pemerintah, perguruan tinggi, hingga masyarakat.
Semangat tersebut menjadi landasan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 141 Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang mengusung tema “Pengembangan Energi Alternatif Berbasis Biogas Skala Rumah Tangga di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.”
Sebagai wujud sinergi antara Undip dan Pemerintah Desa Batursari dalam mendukung pemanfaatan energi alternatif berbasis masyarakat, sebanyak 30 mahasiswa KKN-T Tim 141 resmi diterjunkan pada Jumat, 3 Juli 2026.
Kegiatan penerimaan mahasiswa berlangsung pada Jumat siang di Balaidesa Batursari dan disambut Kepala Desa Batursari, Sutikno, SE beserta jajaran perangkat desa.
KKN-T Tim 141 didampingi tiga dosen, yaitu Muhammad Luqman Haki, SSi, MSi, Dr Sunarno, SSi, MSi dan Satriyo Adhy, SSi, MT. Tim terdiri atas 30 mahasiswa dari berbagai program studi ini diketuai Syahmi Al Qalby, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro angkatan 2023.
Pada kesempatan tersebut, Syahmi memperkenalkan seluruh anggota tim sekaligus menyampaikan gambaran umum program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.
Dalam sambutannya, Pemerintah Desa Batursari, Sutikno menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Universitas Diponegoro yang diharapkan mampu menjadi mitra dalam mendukung pembangunan desa melalui berbagai program yang inovatif dan berkelanjutan.
Kehadiran mahasiswa KKN-T, ujarnya diharapkan tidak hanya memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mengembangkan potensi lokal.
Sedangkan Syahmi menyatakan selama masa pengabdian, KKN-T Tim 141 akan melaksanakan berbagai program yang berfokus pada pengembangan biogas skala rumah tangga sebagai salah satu bentuk pemanfaatan energi baru terbarukan.
“Program tersebut meliputi edukasi mengenai pengolahan limbah organik menjadi biogas, pendampingan pemanfaatan teknologi biogas, serta sosialisasi pentingnya penggunaan energi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, mahasiswa juga akan berkolaborasi dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan Desa Batursari.
Pelaksanaan program KKN-T ini turut mendukung upaya pengembangan energi baru terbarukan melalui kolaborasi Universitas Diponegoro dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Melalui sinergi tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadi penghubung antara pengembangan teknologi, potensi desa, dan kebutuhan masyarakat sehingga inovasi yang dihadirkan dapat diterapkan secara nyata serta memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Kegiatan penerjunan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memahami kondisi dan potensi Desa Batursari secberkelanjutan
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian, KKN-T Tim 141 Universitas Diponegoro diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam mewujudkan pemanfaatan biogas skala rumah tangga sebagai energi alternatif yang mendukung terwujudnya desa yang mandiri, produktif, dan berwawasan lingkungan. (*)
Editor: Triantotus












Komentar