Bagi Takjil Dan Kenalkan Olahraga Berkuda Dari Komunitas Berkuda Widyaloka Dan Komunitas Reptile

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Suasana berbeda terlihat di kawasan pusat Kota Solo pada Jumat sore. Sejumlah anggota komunitas berkuda bersama komunitas pecinta reptil Surakarta turun ke jalan untuk berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di kawasan Kaveloka Solo, Jumat, 13 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan. Kegiatan dimulai sejak pukul 15.00 WIB dengan berkumpulnya para peserta di Mojo Stable.

banner 300x250

Setelah melakukan briefing dan doa bersama, rombongan melakukan tracking berkuda menuju Jalan Slamet Riyadi sebelum akhirnya membagikan takjil kepada masyarakat sekitar menjelang waktu berbuka puasa.

Perwakilan Komunitas Berkuda Solo Raya, Widyaloka, menjelaskan kegiatan ini merupakan inisiatif komunitas untuk memanfaatkan momentum Ramadan dengan kegiatan sosial.

“Pada dasarnya kami memang sering mengadakan kegiatan berkuda bersama. Kebetulan di bulan Ramadan ini kami sepakat untuk mengisinya dengan berbagi takjil kepada masyarakat. Kami memilih lokasi di pusat kota agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 250 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan dan warga yang melintas di kawasan tersebut.

Ia juga menambahkan komunitas berkuda tidak hanya ingin mempopulerkan olahraga berkuda, tetapi juga menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk perempuan.

“Berkuda itu bukan hanya olahraga, tetapi juga salah satu sunah Rasulullah selain memanah dan berenang. Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan juga bisa berkuda dan melakukan kegiatan sosial sekaligus,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, yang mengapresiasi kolaborasi lintas komunitas tersebut. Menurutnya, kegiatan komunitas hobi seperti ini dapat memberikan nilai positif bagi masyarakat.

“Ramadan mengajarkan nilai kebersamaan dan kepedulian. Kedua nilai itu terlihat dalam kegiatan sore ini. Komunitas yang memiliki hobi ternyata juga bisa berbagi kebahagiaan kepada masyarakat,” kata Astrid.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Surakarta terbuka terhadap berbagai komunitas yang ingin berkontribusi dalam meramaikan kota, termasuk dalam pengembangan potensi pariwisata berbasis komunitas.

“Kami tentu memberikan ruang bagi komunitas untuk berkembang. Bahkan kegiatan seperti ini bisa menjadi daya tarik wisata baru apabila dikelola dengan baik,” ujarnya. (Naharudin)

Komentar