Portalika.com [SURAKARTA]–Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta/Solo, Jateng kembali membekali para calon lulusannya dengan keterampilan khusus sebelum terjun ke dunia profesional.
Bekerja sama dengan PT Mandom Indonesia, Unisri menggelar pelatihan persiapan karier yang diikuti oleh sekitar 500 mahasiswa jenjang S1 di kampus setempat belum lama ini.
Rektor Unisri, Prof Dr Sutoyo mengatakan, berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, kegiatan kali ini memberikan penekanan khusus pada aspek kedisiplinan dan penguatan mental kepribadian.
Hal ini didasarkan pada hasil evaluasi penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, yang menunjukkan bahwa karakter merupakan kunci utama kesuksesan di dunia kerja.
Menurut dia sebaik apa pun nilai akademik seorang lulusan, akan muncul kendala besar jika mentalitasnya kurang bagus dan kepribadiannya lemah.
Oleh karena itu, melalui workshop ini, mahasiswa diingatkan kembali mengenai poin-poin penting moral dan karakter yang sebelumnya telah diajarkan selama masa perkuliahan.
“Acara ini sangat penting, sehingga peserta harus mengikuti sejak awal hingga akhir dengan baik. Kami menguatkan kembali sisi mental mereka sebagai pengingat bagi calon lulusan sebelum benar-benar dilepas ke masyarakat,” ujar Sutoyo kepada awak media seusai memberi sambutan.
Pihaknya kembali menggandeng PT Mandom Indonesia karena dinilai memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni serta instrumen pendukung yang kuat. Komitmen PT Mandom dalam mencetak lulusan berkualitas terlihat dari fasilitas materi yang lengkap hingga dukungan sarana prasarana yang maksimal.
Bahkan, kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2017 ini (sempat terhenti saat pandemi dan kini aktif kembali) memberikan keistimewaan tersendiri bagi Unisri, termasuk pemberian doorprize menarik bagi para peserta.
Yang paling utama, seluruh kegiatan ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis bagi mahasiswa. Karena beaya penyelenggaraan sepenuhnya ditanggung oleh pihak kampus.
Teknik Wawancara dan Merias Diri
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri atas 500 lebih calon wisudawan periode tahun 2026. Ada beberapa materi konkret yang dirasakan langsung manfaatnya oleh mahasiswa, antara lain:
- Teknik Wawancara Kerja: Cara menjawab pertanyaan rekruter secara efektif.
- Penulisan Surat Lamaran: Strategi membuat CV dan lamaran yang menarik perusahaan.
- Grooming (Merias Diri): Pentingnya penampilan profesional saat memasuki dunia kerja.
Secara psikologis, pembekalan ini memberikan rasa percaya diri lebih bagi mahasiswa. Lembaga universitas pun merasa lebih siap saat melepas mahasiswanya karena mereka telah memiliki bekal yang lengkap, baik secara akademis maupun kesiapan personal.
Untuk memastikan kualitas penyelenggaraan, di akhir acara para mahasiswa diminta mengisi kuesioner melalui Google Form. Hasil survei sejauh ini menunjukkan bahwa seluruh peserta sepakat kegiatan pembekalan seperti ini sangat diperlukan sebagai jembatan menuju karier impian.
Sementara Agus Kristianto dari PT Mandom merasa bangga bisa bekerja sama dengan Unisri. Dia juga mengklaim untuk kali kesekian menjadi narasumber dan memberikan workshop pembekalan calon wisudawan.
Terkait itu dia berharap kerja sama ini bisa ditingkatkan dan membawa implikasi positif. “Saya berharap kerja sama ini bisa berlanjut dan berdampak baik,” papar dia.
Pada acara Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pengembangan Kepribadian bagi Lulusan Sarjana Periode tahun 2026 Unisri bertajuk “Sarjana Berintegritas, Profesional dalam Berkarya” ini Agus menjadi salah satu narasumber. Dia mengakui kerja sama dengan Unisri yang sudah terjalin sejak lama banyak membawa manfaat. (Iskandar)












Komentar