Rektor: Bukti Kepercayaan Masyarakat Terhadap Unisri Solo Tinggi

Unisri Run Sedot 1.300 Peserta

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Merayakan hari jadi yang ke-46, Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta/Solo, Jateng sukses menggelar ajang lari bertajuk Unisri Run For Justice 2026, Minggu, 17 Mei 2026. Start dan finish kegiatan ini digelar di kawasan ikonik Taman Balekambang Solo.

Rektor Unisri, Prof Dr Sutoyo, MPd mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap acara ini tergolong luar biasa. Tercatat sekitar 1.300 peserta mendaftar, dan jika ditambah dengan panitia serta tamu undangan, total massa mencapai 1.400 orang. Peserta tidak hanya datang dari internal civitas akademika, tetapi juga masyarakat umum tanpa batasan usia.

banner 300x250

“Jumlah peserta yang banyak ini sangat membanggakan. Ini adalah indikator bahwa trust atau kepercayaan masyarakat terhadap Unisri masih sangat baik. Selain itu, ini membuktikan kecintaan warga Solo dan sekitarnya terhadap olahraga lari sangat tinggi,” terang dia menjawab pertanyaan media seusai mengikuti lari.

Dia mengungkapkan peserta Unisri Run dibagi menjadi dua kategori. Kategori pertama peserta menempuh jarak 2,5 kilometer (km) dan kategori kedua, peserta menempuh jarak 5 km. Karena itu start kegiatan ini dilakukan dua kali yaitu untuk peserta kategori 2,5 km dan 5 km.

Menurut dia acara ini menjadi tonggak sejarah baru dalam rangkaian perayaan Dies Natalis Unisri, sebab kegiatan ini merupakan inovasi baru. Jika pada tahun-tahun sebelumnya Dies Natalis identik dengan kegiatan sepeda sehat, tahun ini pihak kampus menangkap tren gaya hidup masyarakat yang sedang menggandrungi olahraga lari.

“Ini kali pertama Unisri menggelar Unisri Run dalam momen Dies Natalis. Kami melihat tren olahraga saat ini telah bergeser ke lari, sehingga Fakultas Hukum sebagai panitia pelaksana menginisiasi konsep Run For Justice,” papar Rektor.

Dukungan Alumni dan Pejabat Tinggi

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para alumni sukses Unisri. Sejumlah pejabat tinggi tampak hadir memberikan dukungan, di antaranya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jateng, Teguh Subroto; Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Solo, hingga Ketua BPN Wilayah DIY.

Salah seorang peserta Unisri Run For Justice 2026, Agra yang turun di kategori 2,5 km memamerkan medali di Taman Balekambang, Solo, Jateng, Minggu, 17 Mei 2026. (Portalika.com/Iskandar)

“Kami sangat bangga karena kegiatan ini didukung penuh oleh para alumni yang kini menjabat di posisi-posisi strategis. Kehadiran mereka menunjukkan ikatan yang kuat dengan almamater,” jelas Sutoyo.

Terkait pemilihan lokasi di Taman Balekambang, Sutoyo menjelaskan bahwa pihaknya ingin memberikan pengalaman yang berbeda bagi para peserta. Taman Balekambang dinilai memiliki atmosfer yang sejuk dan menyenangkan berkat rimbunnya pepohonan besar yang menaungi public space ini.

“Kenapa tidak di kampus? Karena kalau di kampus suasananya akan terlalu crowded [padat]. Di Balekambang, setelah finish peserta bisa langsung merasa fresh [segar] Kami juga menyediakan berbagai hiburan dan pembagian door prize menarik,” papar dia.

Fun Run yang Menggembirakan

Sesuai dengan tajuknya, Unisri Run For Justice 2026 adalah sebuah fun run, bukan ajang kompetisi prestasi. Oleh karena itu, panitia sengaja tidak menyediakan hadiah utama bagi pemenang tercepat, melainkan menyediakan sejumlah door prize untuk peserta.

“Tujuan kegiatan ini adalah kegembiraan. Semua peserta, besar maupun kecil, bisa ikut serta merayakan Dies Natalis dengan bahagia. Persiapan ini sudah kami lakukan secara matang selama empat bulan sejak awal tahun,” ungkap Sutoyo.

Rektor berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan kualitas penyelenggaraan yang lebih baik lagi. Kegiatan ini rencananya dijadikan kalender tahunan Unisri.

Sementara itu salah seorang peserta, Agra, 11 tahun yang finish pertama di kategori jarak tempuh 2,5 km mengaku senang bisa menjadi yang terdepan. Siswa kelas V SD Kudu 2 Baki, Sukoharjo, Jateng ini mengaku telah mempersiapkan diri selama satu bulan.

“Saya memang sudah beberapa kali mengikuti lomba lari. Jadi ketika mengikuti lari di Unisri bercampur dengan bapak-bapak lainnya tidak takut sehingga bisa menyelesaikannya dengan baik,” papar dia. (Iskandar)

Komentar