Politeknik Akbara Solo dan Griya PMI Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Wujud Kampus Berdampak Bagi Masyarakat

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Politeknik Akbara Surakarta menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial nyata melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban 2 sapi dan 20 kambing, Sabtu, 30 Mei 2026.

Kegiatan Politeknik Akbara bersama Griya PMI peduli dilaksanakan di Jalan Sumbing Raya No 6, Mojosongo, Jebres , Solo dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha sekaligus sebagai bentuk implementasi nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.

banner 300x250

Daging kurban selanjutnya didistribusikan kepada warga sekitar kampus, warga griya bahagia serta Griya PMI peduli sebagai upaya memperkuat hubungan harmonis antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Secara simbolis penyembelihan hewan kurban dilakukan Prof Dr Jamal Wiwoho, SH, MHum, Ketua Yayasan Peduli Mandiri Insani. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh sivitas akademika dan mahasiswa Politeknik Akbara Surakarta, masyarakat sekitar yang terlibat dalam seluruh rangkaian proses, mulai dari persiapan hingga distribusi daging kurban kepada masyarakat.

Direktur Politeknik Akbara Surakarta, Dr Achmad Reza Diagitama, menyampaikan kegiatan kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter bagi mahasiswa.

Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, mahasiswa diajak untuk memahami nilai empati, kepedulian sosial, kerja sama, serta tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial,” kata Prof Dr Jamal Wiwoho saat menyaksikan penyerahan hewan kurban.

Menurutnya kegiatan jurban ini menjadi media pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini dipelajari di ruang kelas.

Sebagai perguruan tinggi yang mengusung tagline Kompeten, Tangguh, Berkarakter, Politeknik Akbara Surakarta memandang bahwa pendidikan tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kepedulian sosial.

Oleh karena itu, kegiatan kurban menjadi salah satu bentuk nyata pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Pelaksanaan kurban ini juga sejalan dengan semangat “Kampus Berdampak” yang terus didorong oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI Jawa Tengah. Konsep Kampus Berdampak menekankan keberadaan perguruan tinggi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian.

Melalui kegiatan kurban, Politeknik Akbara Surakarta berupaya menghadirkan dampak langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Kehadiran kampus tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun solidaritas sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.

Selain menjadi sarana berbagi, kegiatan ini juga memperkuat budaya kolaborasi antara yayasan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan masyarakat sekitarnya. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses penyembelihan dan distribusi daging qurban diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kepedulian, serta semangat pengabdian yang akan menjadi bekal penting dalam kehidupan profesional maupun sosial mereka di masa depan.

Politeknik Akbara Surakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Melalui semangat berbagi dan kepedulian sosial yang diwujudkan dalam kegiatan kurban ini, kampus berharap dapat terus menjadi institusi pendidikan yang hadir, tumbuh, dan berdampak bersama masyarakat.

Tampak dalam kegiatan kurban tersebut para pengurus PMI Kota Surakarta dan para mahasiswa Akbara dari Program Studi Teknologi Bank Darah, Manajemen Penanggulangan Bencana dan Bisnis Digital. (Naharudin)

Komentar