Unisri Solo Cetak Sejarah: Hadirkan Dosen Madagaskar Jadi Penguji Skripsi dan Teken MoU Internasional

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Fakultas Hukum (FH) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta/Solo, Jateng berhasil mencetak sejarah baru dalam dunia pendidikan tinggi di Kota Solo.

Kampus yang dikenal progresif ini secara nyata mengimplementasikan internasionalisasi akademik dengan menghadirkan penguji sidang skripsi S1 dan proposal tesis S2 langsung dari luar negeri, yakni negara Madagaskar, Afrika.

banner 300x250

Terobosan bersejarah tersebut dikemas dalam rangkaian kegiatan Teaching Practitioner bertema “Research Excellence in Changing World”. Agenda internasional ini digelar di Gedung H Lantai 5 Kampus Unisri, sekaligus dirangkai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) tingkat internasional.

Siaran pers yang diterima belum lama ini menyebutkan, akademisi mancanegara yang dihadirkan langsung di ruang ujian FH Unisri tersebut adalah Rakotoarisoa M Fenitra, MM, PhD. Dia merupakan pakar sekaligus bagian dari Adjunct Faculty University of Antananarivo, Madagaskar.

Acara monumental ini dibuka secara resmi oleh Rektor Unisri, Prof Dr Sutoyo, MPd. Dalam sambutannya, dia memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas langkah berani dan strategis yang diambil jajaran struktural FH Unisri.

“Ini adalah wujud implementasi nyata dari kerja sama internasional antara Unisri dengan Madagaskar. Kami berkomitmen dan berharap agar kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini saja, melainkan terus berkelanjutan setiap tahun. Ini adalah bentuk kontribusi nyata Unisri di kancah global, terutama dalam memperkuat ekosistem riset,” tegas dia di hadapan peserta.

Pengalaman Riil Mahasiswa FH Unisri Diuji Dosen Luar Negeri

Dekan Fakultas Hukum Unisri, Dr Dora Kusumastuti, SH, MH memaparkan bahwa jalannya rangkaian kegiatan akademik bertaraf internasional ini sudah dimulai sejak pagi hari.

Mahasiswa tingkat akhir program sarjana (S1) mengikuti sidang ujian skripsi, sedangkan mahasiswa program magister (S2) menempuh ujian proposal tesis secara langsung di hadapan Mr Fenitra.

“Ini menjadi momentum perdana bagi fakultas kami menghadirkan penguji dari luar negeri secara riil di dalam ruang ujian, bukan sekadar kerja sama formalitas di atas kertas. Ini catatan sejarah penting bagi mahasiswa FH Unisri karena mereka mendapatkan pengalaman akademik langka mengikuti perkuliahan dan ujian langsung dari dosen Madagaskar. Kami optimis lulusan ke depan semakin berkualitas tinggi dan siap berkompetisi di era global,” terang dia.

Selain pelaksanaan Teaching Practitioner dan ujian skripsi/tesis internasional, puncak dari rangkaian acara ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of agreement (MoA) dan memorandum of understanding (MoU) antara Unisri, Solo dengan Adjunct Faculty University of Antananarivo, Madagaskar.

Kesepakatan kerja sama global ini secara legal formal membuka peluang emas bagi civitas akademika FH Unisri dalam melakukan riset bersama (joint research), program pertukaran dosen dan mahasiswa (lecturer and student exchange), hingga kolaborasi publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi.

Melalui kesuksesan agenda internasional ini, FH Unisri kian menegaskan komitmen kuatnya untuk terus mencetak lulusan sarjana maupun magister hukum yang tidak hanya unggul dan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing kompetitif serta berwawasan global yang luas, sesuai dengan visi besar Unisri. (Iskandar)

Komentar