Belanda Harus Mudik Gasik, setelah Digasak Maroko hingga Menyusul “Saudara Tua Asia” yang Dibenamkan Brasil

banner 468x60

Portalika.com [MEKSIKO] – Timnas sepakbola Belanda harus mudik gasik setelah digasak Maroko 3-4 (1-1) melalui adu tendangan penalti pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Monterrey Stadium, Guadalupe, Meksiko pada Selasa 30 Juni 2026 pagi WIB.

Dengan demikian Belanda menyusul “Saudara Tua Asia” Jepang yang telah lebih dulu pulang kampung setelah dibenamkan tim tangguh Brasil 2-1 (0-1) di Houston Stadium, Selasa dini hari WIB.

banner 300x250

Tim tangguh lainnya Jerman juga terjungkal di babak 32 besar setelah dipermalukan Paraguay 3-4 (1-1) di Gillette Stadium, Foxborough, Boston, Selasa 30 Juni 2026 pagi WIB juga melalui adu tendangan penalti.

Akibat kekalahan mengejutkan yang diderita salah satu tim sepakbola raksasa Eropa ini gagal melaju ke-16 besar.

Pelaltih Maroko, Mohamed Ouahbi mengatakan skuadnya kini mendapatkan rasa hormat setelah menyingkirkan Belanda lewat adu penalti.

“Maroko sekarang telah mendapatkan rasa hormat dari semua orang. Mereka tahu ada jutaan orang di belakang mereka. Itu memberi energy untuk tidak menyerah dan terus percaya pada diri sendiri. Sekarang kami telah menunjukkannya,” ungkap dia dikutip dari CNA.

Sebaliknya pelatih Belanda, Ronald Koeman mengungkapkan kekecewaannya pascadigulung Maroko melalui adu tendangan penlti. Namun dia menilai para pemainnya telah berjuang maksimal hanya kurang beruntung.

Melalui pertarungan dramatis Belanda berhasil menjebol gawang Maroko lebih dulu melalui Cody Gakpo menit ke-72. Namun secara dramatis Maroko menoyamakan kedudukan 1-1 menjelang bubaran babak kedua menit 90+1 melalui Issa Diop.

Maroko bangkit dari gol pembuka Cody Gakpo untuk mengalahkan Belanda, Maroko bangkit dari gol pembuka Cody Gakpo untuk mengalahkan Belanda melalui adu penalti dalam pertandingan babak 32 besar yang menegangkan.ds melalui adu penalti dalam pertandingan babak 32 besar yang mencekam.

Pemain Jepang, K Seno (tiga dari kanan) merayakan gol setelah tendangannya berhasil menjebol gawang Brasil. (Portalika.com/Ist)

Maroko memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah menaklukkan Belanda dalam adu penalti yang sangat dramatis pada malam yang penuh emosi bagi Cody Gakpo di Monterrey Stadium.

Penyerang Belanda itu membuka skor, dua hari setelah mengumumkan kehilangan calon putranya meninggal dunia. Sebelum akhirnya Maroko bangkit untuk memaksakan perpanjangan waktu dan menang melalui adu penalti.

Kelahan Belanda yang mendominasi laga di awal pertandingan mengagetkan. Karena skuad Belanda dengan kekuatan merata di semua lini ini mampu bermain menyerang dengan baik.

Namun, Maroko hampir saja memecah kebuntuan setelah 20 menit, ketika tandukan kepala Neil El Aynoui dari sepak pojok Achraf Hakimi memaksa kipper Belanda, Bart Verbruggen menghalau tandukan Ayoumi.

Singa Atlas (julukan Timnas Maroko) kembali mengancam di waktu tambahan babak pertama, tetapi Ismael Saibari gagal menjangkau umpan silang Hakimi yang berbahaya ke tiang jauh.

Hakimi terus menjadi duri bagi tim Belanda saat berlari di sayap kanan dan meneror gawang di awal babak kedua. Kapten Maroko itu mendapatkan peluang lain beberapa saat kemudian, namun Micky van de Ven kembali berhasil melakukan penyelamatan luar biasa.

Ismael Saibari Jadi Pahlawan Maroko

Guna menambah gol ke gawang lawan agar mengamankan kemenangan, arsitek Timnas Belanda, Ronald Koeman memasukkan Teun Koopmeiners dan Wout Weghorst. Pergantian pemain ini berhasil mempertajam serangan sesuai yang diinginkan.

Weghorst memenangkan duel udara untuk memberi ruang bagi Crysencio Summerville. Setelah itu, Summerville mengirimkan umpan kepada Gakpo untuk mencetak gol dengan sempurna di bawah adangan kiper Maroko, Yassine Bounou.

Namun Maroko yang tampil Spartan dan pantang menyerah akhirnya berhasil membobol gawang Belanda melalui pemain pengganti, Issa Diop.

Dia berhasil mencuri bola dengan sundulan memanfaatkan umpan silang Chemsdine Talbi dari sayap kiri. Gol ini memaksa pertandingan berlangsung ke babak tambahan waktu.

Namun Belanda harus mengakui ketangguhan Maroko setelah kalah dalam adu tendangan penalti. Maroko memastikan kemenangan setelah Ismael Saibari menjadi pahlawan karena tendangannya gagal ditepis kiper Belanda.

Dengan hasil ini Hakimi dan kawan-kawan berhak melaju ke babak 16 besar dan akan berhadapan dengan tuan rumah bersama Piala Dunia, Kanada, di Houston pada 4 Juli.

Pada pertandingan lain, Tim berjuluk Samurai Biru Jepang akhirnya tersingkir dari pesta sepakbola terakbar sejagat ini setelah dibenamkan Brasil 2-1 (0-1) di babak 32 besar.

Sebenarnya Jepang secara mengejutkan sempat berhasil membobol gawang Brasil lebih dulu melalui tendangan keras dari luar kotak penalti melalui Khaisu Seno menit ke-29, 1-0.

Namun Brasil yang berpengalaman lima kali mengangkat Piala Dunia sepakbola ini dengan susah payah berhasil membalikkan keadaan hingga menang 2-1 melalui gol tandukan Casimero menit ke-56 dan gol pemain pengganti Gabriel Martinolli saat injury time menit ke-95.

Kemenangan dramatis ini mengusung Brasil lolos ke babak 16 besar, menyusul Kanada yang lebih dulu lolos ke babak 16 besar setelah menekuk Afrika Selatan 1-0 melalui gol Stephen Eustaquio. (Iskandar/dari berbagai sumber)

Komentar