Portalika.com [SEMARANG] — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, resmi dilantik menjadi Ketua Umum Pengurus Daerah Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Jawa Tengah untuk periode 2025-2029.
Ia dilantik langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat ALTI, Bima Arya Sugiarto di Wisma Perdamaian Kota Semarang, Selasa, 30 Juni 2026.
Bagi Sumarno, amanah memimpin ALTI Jateng bukan pekerjaan yang bisa dijalankan sendiri. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarpengurus cabang agar perkembangan lari trail di Jawa Tengah bergerak bersama.
Ia mengatakan, salah satu target utama kepengurusan baru adalah membangun kalender event trail run yang melibatkan berbagai daerah. Bukan sekadar event milik satu kabupaten, tetapi menjadi agenda bersama yang membawa nama Jawa Tengah.
“Kalau bisa event trail run diselenggarakan di semua kabupaten/kota. Ini yang akan kita lakukan. Kita saling support antarkabupaten, untuk duduk bersama membuat time schedule [jadwal waktu] bersama, sehingga event-nya bukan event kabupaten, tapi event Jawa Tengah,” katanya.
Menurut Sumarno, potensi alam Jawa Tengah sangat mendukung pengembangan olahraga tersebut. Banyak kawasan pegunungan hingga jalur alam yang dapat dikembangkan menjadi destinasi trail run sekaligus wisata baru.
Ia berharap setiap daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan agar setiap event memiliki dampak yang lebih besar.
“Jadi semua kabupaten juga support. Saya penginnya Jawa Tengah itu maju bareng-bareng dari semua kabupaten/kota,” ujarnya.
Selain pengembangan event, Sumarno menilai lari trail memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, keberadaan event dapat menggerakkan sektor wisata sekaligus membuka pasar bagi pelaku UMKM lokal.
Sementara itu, Ketua PP ALTI, Bima Arya Sugiarto, menyebut Jawa Tengah memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu pusat pengembangan lari trail nasional. Selain memiliki banyak pilihan lokasi, daerah ini juga memiliki komunitas pegiat trail yang cukup besar.
“Jawa Tengah ini punya potensi yang luar biasa, pertama dalam hal lokasi pilihan-pilihan untuk kegiatan trail. Kedua banyak pegiat trail di sini,” kata Bima.
Ia mengapresiasi visi ALTI Jateng yang ingin menghidupkan event di berbagai kabupaten/kota, karena menurutnya trail run tidak hanya berbicara soal olahraga, tetapi juga dampak ekonomi bagi daerah.
Bima juga mendorong Jawa Tengah bersiap menjadi tuan rumah kejuaraan nasional trail run. Salah satu opsi yang sedang dipersiapkan adalah kemungkinan Jawa Tengah menjadi lokasi Kejurnas pada tahun mendatang.
Selain itu, ia mengingatkan pengurus ALTI Jateng agar tidak hanya fokus memperbanyak event, tetapi juga membangun sistem pembinaan atlet.
“Jangan sampai event-nya banyak, tapi pembinaannya diabaikan. Penting fokus pada pembinaan atlet sehingga bisa memunculkan atlet-atlet trail yang bisa bertarung, tidak saja di kancah nasional tapi juga internasional,” tegasnya. (*)
Editor: Triantotus












Komentar