Unisri Gelontorkan Rp1,8 M untuk Bangun Laboratorium AI dan Cybersecurity Kelas Industri

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Guna menghadapi pesatnya perkembangan industri digital akhir-akhir ini Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, Jateng siap menggelontorkan dana Rp1,8 miliar (M) untuk membangun Laboratorium Artificial Intelligence (AI) dan Cybersecurity kelas industri.

Yayasan Perguruan Tinggi (YPT) Slamet Riyadi juga siap mendukung pengembangan laboratorium Program Studi (Prodi) Informatika.

banner 300x250

Siaran pers dari Unisri belum lama ini menyebutkan, investasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran modern yang mampu mencetak lulusan siap kerja, siap berinovasi, dan siap bersaing di era transformasi digital.

Prodi Informatika Unisri yang mulai menerima mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 hadir dengan keunggulan pada bidang AI, Software Engineering, Data Science, Cybersecurity, Cloud Computing, Internet of Things (IoT), dan pengembangan teknologi digital.

Seluruh bidang tersebut akan didukung oleh laboratorium modern yang dibangun secara bertahap, dilengkapi komputer berperforma tinggi, server, perangkat jaringan, firewall, perangkat IoT, hingga berbagai perangkat lunak industri untuk mendukung proses pembelajaran, penelitian, sertifikasi kompetensi, dan pengembangan inovasi mahasiswa.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unisri, Prof Dr Nanik Suhartatik, STP, MP, menyampaikan investasi tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Yayasan dalam menyiapkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kami ingin menghadirkan Program Studi Informatika yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri. Dukungan Yayasan melalui pengembangan laboratorium modern ini menjadi modal penting untuk melahirkan talenta digital yang profesional, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” papar dia.

Menurut dia, laboratorium tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan praktikum, tetapi juga sebagai pusat riset, pengembangan inovasi, sertifikasi kompetensi, inkubasi startup mahasiswa, serta kolaborasi dengan dunia usaha, dunia industri, dan berbagai mitra strategis.

Siap Kerja dan Jadi Technopreneur

Sementara itu, Ketua Prodi Informatika Unisri, Moenawar Kholil, SKom, MKom menjelaskan seluruh desain laboratorium disusun mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja saat ini.

“Kami ingin mahasiswa belajar menggunakan teknologi yang benar-benar digunakan di industri. Sejak semester awal, mahasiswa akan dibiasakan mengembangkan perangkat lunak, membangun sistem berbasis AI, mengelola data, mengembangkan aplikasi, hingga melakukan praktik keamanan siber pada laboratorium yang representatif. Dengan demikian, lulusan Informatika Unisri diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi inovator, technopreneur, maupun pengembang solusi digital bagi masyarakat,” kata dia.

Selain didukung fasilitas modern, Prodi Informatika Unisri juga menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang dirancang bersama akademisi, praktisi, dan dunia industri.

Mahasiswa akan memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif melalui praktikum, penelitian, magang industri, proyek nyata, serta berbagai program pengembangan kompetensi yang mendukung kesiapan memasuki dunia kerja.

Melalui investasi senilai Rp1,8 M tersebut, Unisri menegaskan keseriusannya dalam membangun Prodi Informatika sebagai salah satu Prodi unggulan di Fakultas Sains dan Teknologi.

Dengan perpaduan kurikulum yang adaptif, dosen yang kompeten, serta fasilitas laboratorium modern, Prodi Informatika Unisri siap menjadi pilihan bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang AI, Cybersecurity, Software Engineering, Data Science, Cloud Computing, dan teknologi digital, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia. (Iskandar)

Komentar