Ruas Jalan Sidoharjo-Purwantoro Minim PJU Picu Kecelakaan, Begini Saran Sopir Pelintas

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Pengguna jalan di ruas Sidoharjo-Purwantoro, Kabupaten Wonogiri mempertanyakan minimnya penerangan jalan umum (PJU). Pengguna juga memberikan trik aman berkendara agar terhindar peristiwa kecelakaan karena tantangan serius di kilauan lampu kendaraan berpapasan.

Pendapat itu disampaikan Daniel Supriyana, warga Garut, Jawa Barat dan Agus Paryanto, sopir truk asal Blitar, Jawa Timur. Keduanya sering melintas di ruas jalan tersebut ditemui wartawan secara terpisah, Sabtu, 15 Agustus 2026.

banner 300x250

Keduanya mengatakan minimnya PJU tidak hanya membuat perjalanan terasa berat, tetapi juga secara signifikan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di jalur antar kota dan provinsi yang penuh tikungan serta tanjakan ekstrim.

‎“Mengemudi di malam hari, kita hanya bisa mengandalkan cahaya lampu sendiri, jauh lebih sulit menilai jarak dengan kendaraan dari arah berlawanan karena minim penerangan jalan,” ujar Daniel kepada wartawan, Sabtu.

Menurutnya bagi pengemudi yang jarang melewati rute ini, harus fokus ke depan sehingga membuat kontur jalan yang bergelombang semakin menguji adrenalin, sekaligus meningkatkan potensi tabrakan.

‎Supaya lebih aman, Daniel merekomendasikan agar pengendara menghindari melintas di jalur minim penerangan. Namun, karena akses lintas kota, dia memberikan panduan praktis agar pengemudi mengurangi kecepatan secara bertahap.

“Jangan pernah mengemudi dengan kecepatan tinggi karena hanya mengandalkan pijar lampu mobil. Selalu jaga jarak aman agar bisa berhenti mendadak,” ujarnya.

Hal sama disampaikan Agus Paryanto, supir truk asal Blitar, Jawa Timur. Ia menyebutkan kasus tabrakan belakangan sering terjadi akibat pengemudi tidak mampu membedakan kendaraan di depan saat lampu jalan minim.

“Minim penerangan membuat kita lebih mudah silau saat bertemu kendaraan dari arah berlawanan. Apabila ada yang lupa mematikan lampu jauh, palingkan wajah ke kiri dan perhatikan jalan dari sudut mata, jangan fokus ke sorotan lampu, agar tidak buta sesaat,” kata Agus.

Pantauan wartawan, menunjukkan kondisi jalan provinsi tersebut jauh dari ideal di malam hari. Lampu penerangan hanya ditemui di pusat kota kecamatan serta perempatan pasar.

Sementara sepanjang jalur panjang hampir tidak ada. Ditambah lagi dengan banyaknya ranting pohon tua yang tidak terurus, yang dapat mengganggu penglihatan dan menjadi ancaman bagi kendaraan roda empat.

Ruas jalan Provinsi Wonogiri-Purwantoro banyak tanjakan dan tikungan bergelombang dan memerlukan kewaspadaan bagi pengendara. (Nandar/*)

Editor: Triantotus

Komentar