Portalika.com [SRAGEN] — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melaksanakan program sosialisasi dan edukasi kesadaran hukum serta nilai-nilai antikorupsi bagi pelajar SMP Negeri 2 Gemolong, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen.
Kegiatan tersebut dikemas melalui edukasi pengelolaan uang saku sebagai upaya menanamkan sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab sejak usia sekolah menengah.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 23 Juli 2026 ini mengangkat tema “Penguatan Kesadaran Hukum dan Nilai-Nilai Antikorupsi melalui Edukasi Pengelolaan Uang Saku bagi Pelajar SMP Negeri 2 Gemolong.”
Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai pentingnya pengelolaan uang saku secara bijak sebagai bagian dari pembentukan karakter yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab, sekaligus menanamkan kesadaran hukum dan nilai-nilai antikorupsi sejak usia dini.
Dalam pelaksanaannya, siswa diajak memahami cara membedakan antara kebutuhan dan keinginan, membiasakan diri menabung, serta memahami bahwa perilaku jujur merupakan salah satu langkah awal dalam mencegah praktik korupsi.
Materi disampaikan secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh peserta didik. Kegiatan ini dirancang agar siswa mampu menerapkan perilaku berintegritas dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam hal pengelolaan uang, tetapi juga sebagai fondasi karakter yang berkelanjutan.
Selain menambah pengetahuan, edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran hukum yang tertanam kuat sejak masa sekolah.
Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara mahasiswa KKN, guru, dan siswa SMP Negeri 2 Gemolong. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan penyampaian materi agar dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta.
Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya media edukasi yang dapat digunakan untuk sosialisasi berkelanjutan, serta meningkatnya pemahaman pelajar mengenai pengelolaan uang saku yang bijak, kesadaran hukum, dan penerapan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
Sindi Ayu Widiawati, selaku penanggung jawab kegiatan, berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter pelajar dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap edukasi ini dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih memahami pentingnya kejujuran dalam mengelola uang saku, serta menumbuhkan kesadaran bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap edukasi kesadaran hukum dan antikorupsi dapat menjadi langkah awal dalam membentuk karakter pelajar yang jujur, disiplin, dan berintegritas.
Program ini juga diharapkan dapat mendukung peran sekolah dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak usia sekolah menengah. (*)
Editor: Suryono












Komentar