Portalika.com [SRAGEN] — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Roficho Tullailiyah, menggelar kegiatan sosialisasi literasi keuangan bertajuk Ayo Menabung dan Mengelola Uang Saku dengan Bijak bagi siswa kelas VI SD Negeri Japoh 1, Desa Japoh, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Rabu, 23 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja individu dalam rangkaian KKN PPM bertema Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Sragen yang berlangsung sejak 14 Juli hingga 31 Agustus 2026.
Roficho, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen tersebut, menjelaskan program ini lahir dari hasil observasi selama berada di Desa Japoh. Ia menilai siswa kelas VI berada pada usia yang tepat untuk mulai mendapatkan edukasi keuangan karena pada tahap ini mereka umumnya sudah mulai menerima dan mengelola uang saku sendiri.
Namun di sisi lain, sebagian besar dari mereka masih belum memahami pentingnya menabung serta cara membedakan kebutuhan dan keinginan. Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan secara interaktif melalui penjelasan konsep dasar keuangan, sesi diskusi, permainan edukatif, hingga latihan sederhana mengenai pengelolaan uang saku.
Metode ini dipilih agar siswa lebih mudah memahami materi sekaligus tetap antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Melalui program ini, siswa diharapkan dapat memahami pentingnya menabung, mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, serta terbiasa mengelola uang saku secara bijak sehingga terbentuk sikap hidup hemat, disiplin, dan bertanggung jawab sejak usia dini.
Program kerja individu ini terlaksana atas kerja sama antara mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta, pihak SD Negeri Japoh 1, dan pemerintah Desa Japoh, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Muhammad Rizky Nur Prakoso, SPd, MPd serta Kepala Desa Japoh, Wiji Hariyanti.
Ke depan, mahasiswa berharap kegiatan literasi keuangan semacam ini dapat dilaksanakan secara rutin oleh pihak sekolah dengan melibatkan guru dan orang tua, misalnya melalui program menabung di sekolah, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh siswa Desa Japoh. (*)
Penulis: Roficho Tullailiyah, Muhammad Rizky Nur Prakoso, SPd, MPd.
Editor: Suryono












Komentar