Ancaman 7 Tahun Bagi Pencuri TV Dan Kipas Angin Di Bulukerto

banner 468x60

Portalika.com [BULUKERTO] – Personel satuan reserse kriminal (satreskrim) Polres Wonogiri mengamankan seorang pria berinisial JT, 21, warga Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri atas tindakannya mencuri sebuah TV dan kipas angin milik Tanto, warga Desa Bulurejo, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo mengatakan kronologis kejadian pada hari Kamis, 16 Mei 2024 sekira pukul 09.00 WIB, telah terjadi tindak pidana pencurian di rumah kosong milik Tanto.

banner 300x250

Saat itu anak korban Larti, 56 yang sehari-hari membersihkan rumah orang tuanya mendapati TV dan kipas angin di dalam rumah sudah tidak ada atau hilang.

Baca juga: 700 Juta Lebih Dana TMMD Desa Golo, Rampungkan Jalan Tembus Puhpelem-Bulukerto

Atas kejadian tersebut saksi memberitahukan kepada orangtuanya bahwa TV dan kipas angin di rumahnya telah hilang, usai menerima informasi dari menantunya tersebut, korban melaporkan kejadian pencurian ke Polsek Bulukerto.

Portalika.com/Anom

Lebih lanjut Kasi Humas, menjelaskan berdasarkan laporan polisi dari pelapor selanjutnya dilakukan penyelidikan dan hasil penyelidikan mengarah terhadap pelaku pencurian tersebut, yang mana dari penyelidikan didapat hasil bahwa pelakunya adalah JT yang merupakan tetangga korban.

“Kemudian pada Sabtu, 25 Mei 2024, anggota tim Reskrim melakukan penangkapan terhadap JT di rumahnya. Dari hasil interogasi terhadap pelaku, JT mengakui perbuatannya telah mencuri TV Samsung 32 Inch dan kipas angin merk Cosmos di rumah kosong milik Tanto pada hari Jumat, 17 Mei 2024 dengan cara memasuki rumah korban melalui lubang angin di belakang rumah korban.

“Saat ini pelaku dan barang bukti telah kita amankan di Polres Wonogiri guna penyidikan lebih lanjut. Adapun barang bukti yang kami amankan berupa satu unit TV merk Samsung ukuran 32 inchi dan kipas angin merk cosmos. Atas tindakannya pelaku kita sangkakan pasal 363 dari KUHPidana dengan ancaman pidana 7 tahun,” tandasnya. (Suryono)

Komentar