ASEAN Journey: Menyemai Semangat Kebhinekaan melalui KKN di SDN 1 Cokro

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa KKN di SD Negeri 1 Cokro sukses menggelar kegiatan bertema ASEAN Journey (One Region Many Cultures).

Program ini dirancang untuk memperkenalkan kekayaan budaya negara-negara ASEAN kepada siswa melalui pendekatan permainan yang seru, interaktif, dan mendidik, dengan mengembangkan mata kuliah strategi secara sederhana.

banner 300x250

Sebagai mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Ayu Setiawati mengajak anak-anak SDN 1 Cokro mempelajari dinamika Hubungan Internasional dan negara-negara di kawasan ASEAN secara menarik dan edukatif.

Dalam kegiatan ini, siswa diajak menjelajahi negara-negara ASEAN melalui story telling yang mengajak mereka berkeliling di negara-negara ASEAN.

Dalam 1 kelompok terdapat 3 siswa yang bertugas sebagai 1 Presiden dan 2 Diplomat. Presiden bertugas memimpin kelompok, mengkoordinasikan anggota kelompok, memilih informasi rahasia negara yang sudah disediakan oleh kak Ayu sebagai pemandu jalannya acara.

Sedangkan Diplomat bertugas untuk menjawab pertanyaan dan bernegosiasi dengan persetujuan Presiden. Pendekatan ini tidak hanya membuat pembelajaran menjadi menyenangkan, tetapi juga memperkuat pemahaman siswa tentang keberagaman budaya ASEAN dan pentingnya persatuan dalam perbedaan.

Kak Ayu juga menjelaskan pekerjaan seorang Diplomat agar siswa mengerti cara kerja Diplomat yang sesungguhnya. Beberapa murid bahkan ada yang terinspirasi ingin menjadi Diplomat ketika mereka sudah besar nanti.

ASEAN Journey berhasil mencuri perhatian siswa, yang terlihat antusias dan bersemangat mengikuti setiap aktivitas. Program ini menjadi wujud nyata kontribusi KKN dalam dunia pendidikan, mengajarkan nilai-nilai kebhinekaan dengan cara yang kreatif dan mudah dipahami.

Kedepannya, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menginspirasi generasi muda dalam menghargai keragaman budaya ASEAN. (*)

Editor: Triantotus

Komentar