Portalika.com [SURAKARTA] – Tim sepakbola cerebral palsy Australia menjadi tim terakhir yang lolos ke babak semifinal IFCPF Asia Oceania Cup 2025. Tim Negeri Kanguru akan bersua Iran di Stadion Sriwedari Solo, Kamis, 20 November 2025 pukul 18.00 WIB.
Australia yang datang ke Indonesia dengan status tim berperingkat 12 dunia harus bersusah payah untuk menyusul Indonesia, Iran dan Thailand ke babak semifinal.
Partai melawan Jepang di Stadion UNS Solo, Selasa, 18 November 2025 pagi, menjadi penentunya. Dalam empat pertemuan kedua tim, Australia memenangkan tiga pertandingan dan satu laga lain berakhir imbang.
Namun dalam pertemuan pertama tahun ini, Australia yang dijagokan meraih kemenangan justru nyaris kalah. Jepang unggul terlebih dahulu lewat tendangan bebas kapten tim, Toda Tetsuya menit ke-28.
Setelah Jepang unggul satu gol, Australia bermain lebih agresif. Namun, mereka dibuat frustasi karena banyak peluang tak berbuah gol. Sepakan Connor Bunce dkk beberapa kali bisa dipatahkan kiper Jepang, Yanagi Hideyuki.
Penantian melelahkan Australia akhirnya baru berbuah hasil pada masa tambahan waktu babak kedua. Umpan silang Alessandro La Verghetta disambut sundulan Augustine Murphy untuk mengoyak jala gawang Jepang.
Hasil akhir imbang 1-1 membuat Australia berhak lolos ke babak semifinal. Meski sama-sama mengoleksi satu poin dan minus satu gol, Australia lolos karena mencetak gol lebih banyak dari Jepang. Australia mencetak dua gol dalam dua laga, sementara Jepang hanya satu gol saja.
Bintang tim sepakbola cerebral palsy Australia, Augustine Murphy mengungkapkan kegembiraannya bisa membawa timnya lolos ke babak semifinal. Gol yang dia cetak ke gawang Jepang serta gol sebelumnya ke gawang Indonesia bisa mengubah nasib Australia di turnamen ini.
“Saya sangat senang ketika mengetahui bahwa gol saya hari ini dan gol menit akhir di pertandingan lainnya [melawan Indonesia] telah dihitung untuk membuat perbedaan dan membawa tim kami lolos ke semifinal. Pada akhirnya saya sangat senang bahwa kami tidak pernah menyerah dan semangat juang kami terbayarkan,” ucap Augustine Murphy.
Murphy pun memuji tim Jepang yang tampil bagus di pertandingan ini. Mereka benar-benar dibuat kesulitan dengan cara bertahan Jepang sepanjang pertandingan.
“Mereka selalu berada di depan kita dan membuat kita kesulitan. Penjaga gawang mereka juga melakukan beberapa penyelamatan yang bagus. Pertahanan mereka cukup bagus. Jadi mereka benar-benar membuat kita kesulitan,” ungkap Murphy.
Australia Jumpa Iran
Iran akan menjadi lawan Australia di babak semifinal. Iran menjadi juara grup B setelah menang atas Thailand 3-1 di Stadion Sriwedari, Selasa sore.
Murphy menyadari partai melawan Iran tidak akan berjalan mudah. Mereka datang dengan status sebagai juara dunia tahun 2024. Di turnamen ini, Iran juga menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan mencetak 16 gol dan hanya kebobolan dua gol saja.
“Kami akan menghadapi mereka dengan sangat serius. Tentu saja kami akan mencoba yang terbaik. Kami akan percaya pada diri kami sendiri bahwa kami akan menang serta kami akan membawa mereka keluar dan memberikan yang terbaik. Semoga pada hari Kamis kami bisa lolos ke final dan menang,” ungkap Murphy.
Sementara itu, penyerang tim cerebral palsy Iran, Amirhossein Ghorbani mengungkapkan kesiapan timnya menghadapi Australia.
“Tentu saja Australia adalah tim yang sangat bagus. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit buat kami. Jelas, kedua tim akan mencoba memenangkan pertandingan ini untuk melaju ke babak final,” kata Amirhossein.
Dalam lima pertemuan terakhir kontra Australia, Iran menyapu bersih semua laga dengan kemenangan. Meski begitu, Amirhossein melihat Australia sebagai tim yang berbeda di turnamen tahun ini.
“Australia memiliki lini pertahanan dan penjaga gawang yang bagus. Bukan hal yang mudah untuk membuat gol ke gawang mereka, tetapi kami harus terus mencoba. Saya berharap bisa memenangkan pertandingan dan melaju ke babak final,” ungkap Amirhossein. (Ariyanto/*)












Komentar