Berbekal Gedung Baru dan Kerja Sama Internasional, Unisri Optimistis Raup 2.026 Maru

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – BerbekaI fasilitas gedung baru dan kerja sama internasional dengan berbagai perguruan tinggi (PT) di beberapa negara, Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Solo, Jateng optimistis mampu meraup 2.026 mahasiswa baru (Maru).

Rektor Unisri, Prof Dr Sutoyo mengatakan pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) 2026/2027, Unisri menargetkan bisa meraup 2.026 Maru. “Yayasan menarget rektor bisa memperoleh 2.000 mahasiswa baru. Tapi Rektor menargetkan 2.026,” ujar dia kepada awak media seusai membuka Grand Opening PMB 2026/2027 bertema Sustainability in University: From Awareness to Action di gedung baru Kampus 2 Unisri Jalan Sumpah Pemuda Joglo, Kadipiro, Solo, Jateng, Selasa, 30 Desember 2025.

banner 300x250

Acara ini menghadirkan narasumber Triaji Budianto dihadiri perwakilan Yayasan Unsiri, jajaran pimpinan Unisri, dosen, UKM, organisasi mahasiswa dan undangan lainya. Rasa optimisme pencapaian target kian meninggi menyusul pembukaan tiga program studi (Prodi) baru strata (S)1 dan S2. Prodi itu adalah Digital Marketing, Teknik Informatika, dan Sains Data.

Sedangkan untuk S2 ada Magister Manajemen dan Notariat. Dia berharap dengan tambahan tiga Prodi baru S1 ini akan mampu menambah ragam pilihan masyarakat, sehingga menarik masyarakat yang mendaftar ke Unisri.

“Saya optimis, karena media sosial Unisri sudah luar biasa. Apalagi ada penambahan sarana baru. Karena persoalan yang selama ini muncul di antaranya adalah ruang kuliah dan area parkir,” papar dia.

Sekarang ini, kata dia, persoalan itu telah terurai sehingga dia optimistis target yang dipatok akan tercapai. Sedangkan secara resmi PMB Unisri dibuka pada Jumat, 2 Januari 2026.

Menurut dia fakultas atau jurusan favorit atau yang paling diminati di Unisri adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis terutama Prodi Manajemen, Fakultas Hukum(FH), dan FISIP jurusan Komunikasi. Namun, ungkap dia, bukan berarti fakultas yang lain tidak diminati, sebab selama ini fakultas lain juga diminti meski hanya standar tidak seperti yang favorit tadi.

Fakultas lain yang menunjukkan peningkatan minat masyarakat adalah Fakultas Pertanian. Fakultas yang semula masuk kategori kelas kurus, sekarang menjadi kelas gemuk.

Berharap Bisa Mendunia
Sedangkan kerja sama internsional yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan sejumlah PT di luar negeri. Di antaranya kerja sama dengan PT di Amerika, Jepang, Taiwan, Filipina, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Tahun 2026 ini pihaknya juga menargetkan mampu menggaet 50 mahasiswa asing kuliah di Unisri. Untuk itu pihaknya siap memberi beasiswa penuh kepada mereka. Di antaranya pihaknya ketika baru-baru ini berkunjung ke Timor Leste telah menawari beasiswa penuh kepada delapan mahasiswa setempat.

Rektor Unisri, Prof Dr Sutoyo (tiga dari kanan) didampingi pimpinan lainnya memencet alarm saat meresmikan Opening PMB di Kampus baru Unisri Joglo, Kadipiro, Solo, Jateng, Selasa, 30 Desember 2025. (Portalika.com/Iskandar)

Rektor Unisri ini menjelaskan saat ini di Unisri sudah ada sekitar 10 mahasiswa asing yang menuntut ilmu di Unisri dengan biaya mandiri. Karena itu untuk menambah jumlah mahasiswa asing yang mau menuntut ilmu di Unisri, pihaknya siap memberi beasiswa kepada mereka.

Dia berharap di masa mendatang Unisri bisa lebih membumi dan mendunia. “Membumi artinya Unisri lebih dikenal di Indonesia, sedangkan mendunia, kita menjalin kerja sama dengan mitra asing dan ini telah kami lakukan,” ujar Sutoyo.

Belum lama ini pihaknya mengklaim telah melakukan penjajakan dengan PT di Australia yang dalam waktu dekat ini akan diundang. Menyinggung persaingan dengan PT swasta lain, Sutoyo mengatakan, pertama pihaknya membangun komitmen internal.

“Tidak usah melihat luar, tapi kita punya komitmen dan integritas tinggi untuk mewujudkan kampus yang maju berkualitas,” ujarnya.

Salam Super
Hal lain yang dinilai menjadi modal optimisme pencapaian target adalah pihaknya telah membangun budaya kerja Super yang selama ini menjadi budaya yang dijadikan salam di Unisri. Penjabaran dari Super, S merupakan kependekan dari smart yaitu bekerja dengan cerdas dan professional.

U-nya unity atau bersatu untuk maju, P-nya adalah power yaitu bekerja dengan cermat, tepat dan responsive, E-nya adalah etik yaitu bekerja dengan nilai-nilai Slamet Riyadi (pahlawan nasional) seperti jujur, percaya diri, beikerja sama, pantang menyerah dan sebagainya.

Kemudian R-nya adalah responsibility bekerja dengan tanggung jawab dan penuh sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Dia meyakini kalau dosen, karyawan dan mahasiswa mengimplementasikan budaya Super ini, target yang dipatok tak akan sulit direalisasikan.

Sebaliknya jika tak bisa mengimplementasikan makan kan berat memenuhi target. Lebih lanjut Sutoyo mengutarakan gedung kampus baru ini sebagi lembang kejayaan. Ini dinilai sebagai salah satu indikasi kejayaan Unisri.

Dia mengungkapkan gedung baru ini dari pemerintah dengan nilai bangunan Rp82,5 miliar. Pembangunan gedung yang sudah bisa digunakan untuk kuliah ini sudah selasai tinggal diresmikan. Selanjutnya gedung baru ini untuk perkuliahan FH dan FISIP dan untuk kegiatan lainnya. (Iskandar)

Komentar