Portalika.com [SURAKARTA] – Guna mewujudkan visi misi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Jateng yang ingin menjadi perguruan tinggi (PT) berkualitas di tingkat Asia Tenggara (Asteng), salah satu PT swasta di Solo ini melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan 15 mitra kerja sama.
Rektor Unisri Surakarta, Prof Dr Sutoyo dalam siaran pers belum lama ini mengatakan untuk mencapainya dibutuhkan jejaring yang luas dan kerja sama. Baik dengan dunia industri maupun dunia usaha, baik pemerintah maupun swasta, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Dia mengapresiasi dan menyambut baik para mitra kerja sama yang datang ke Kampus Unisri untuk menandatangani MoU dan atau perjanjian kerja sama (PKS). Namun kerja sama itu tidak hanya MoU tapi juga harus ada MoA (memorandum of agreement), jadi ada implementasinya ada wujudnya.
“Bahkan di luar negeri, perguruan tinggi tidak mau menandatangani MoU kalau tidak ada MoA-nya. Kita berharap kerja sama ini tidak hanya di atas kertas, tapi benar-benar diwujudkan, diimplementasikan,” kata dia.
Unisri belum lama ini meneken MoU dengan 15 mitra kerja sama di Ruang Seminar Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Menurut Kepala UPT Kerja Sama, Andri Astuti, ke-15 mitra kerja sama yang meneken MoU dan penandatanganan PKS itu terdiri atas sekolah, universitas, lembaga pemerintahan nonkementrian, dunia usaha dan industry.
Rinciannya:
- Politeknik Nest Sukoharjo
- PT Aksara Solopos
- Bank Tabungan Negara Cabang Surakarta
- PT Pakis Jaya Garmindo
- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar
- Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Surakarta
- SMK Wijaya Kusuma Surakarta
- Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo (Univet)
- PT Mili Cipta Karya
- Badan Narkotika Nasional (BNN) Surakarta
- Law Firm DA & CO
- Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (Stainmas) Wonogiri
- Kelurahan Jebres Surakarta
- Forum Komunikasi Jasa Keuangan (FKIJK) Solo Raya
- SMP Muhammadiyah 7 Surakarta
“Di tahun 2025 ini, sebelumnya sudah ada 65 kerja sama, baik dengan universitas di Jawa maupun luar Jawa, seperti Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali dan sebagainya. Untuk hari ini kita melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan 15 mitra kerja,” kata Andri Astuti.
Dia menjelaskan selain penandatangan MoU dan PKS baru, juga ada lembaga yang sebelumnya mengimplementasikan PKS tetapi belum MoU. “Sehingga hari ini lembaga ini termasuk dari 15 yang melaksanakan MoU,” papar dia.
Di samping penandatangan MoU oleh universitas, dalam kesempatan itu juga ada penandatangan PKS oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
“Kami berharap penandatanganan kerja sama ini bisa memberikan kemanfaatan dan memberikan kontribusi dan saling memberikan sinergi untuk Universiatas Slamet Riyadi maupun Mitra,” kata Andri. (Iskandar)












Komentar