Implementasi SDG 8, SDG 9, dan SDG 12: Mahasiswa KKN Undip Dorong Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Diversifikasi Susu Kambing menjadi Permen Susu Kambing Gomilky di Desa Blimbing

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui diversifikasi susu kambing menjadi Permen Susu Kambing Gomilky di Desa Blimbing, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten.

Program ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, mulai dari pengembangan identitas produk dan penjajakan peluang pemasaran hingga pengenalan serta praktik pembuatan produk bersama masyarakat. Pemilihan program ini didasarkan pada potensi masyarakat dan sumber daya lokal yang terdapat di Desa Blimbing.

banner 300x250

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebagian besar ibu-ibu di Desa Blimbing beraktivitas sebagai ibu rumah tangga. Kondisi tersebut menjadi potensi untuk dikembangkan melalui kegiatan usaha berbasis rumah tangga yang dapat dilakukan secara fleksibel dan berpeluang menambah pendapatan keluarga.

Salah satu bentuk kegiatan yang dapat dikembangkan adalah pengolahan produk berbahan baku lokal yang mudah diperoleh di lingkungan desa. Salah satu potensi lokal tersebut berasal dari TienJi Farm yang berlokasi di Desa Blimbing dan telah memproduksi susu kambing dalam berbagai varian rasa serta beberapa produk olahan lainnya.

Namun, produk yang dipasarkan masih didominasi oleh produk berbentuk minuman sehingga diversifikasi olahan susu kambing masih dapat dikembangkan lebih lanjut.

Portalika.com/Ist

Di sisi lain, susu kambing memiliki aroma khas yang menyebabkan sebagian masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, masih kurang tertarik untuk mengonsumsinya secara langsung.

Kondisi tersebut menjadi peluang bagi tim KKN untuk mengembangkan susu kambing menjadi produk olahan dalam bentuk camilan yang lebih praktis dan memiliki daya tarik bagi konsumen dari berbagai kelompok usia.

Permen Susu Kambing Gomilky dipilih sebagai salah satu alternatif diversifikasi karena dapat memberikan bentuk konsumsi yang berbeda dari susu kambing pada umumnya, memiliki potensi umur simpan yang lebih panjang, mudah dikemas dan dipasarkan, serta berpotensi dikembangkan sebagai produk oleh-oleh.

Pengolahan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap susu kambing sekaligus membuka peluang pengembangan usaha rumahan bagi masyarakat Desa Blimbing.

Rangkaian kegiatan diawali pada Kamis, 30 Juli 2026 dengan pengembangan Permen Susu Kambing Gomilky sebagai salah satu inovasi produk olahan susu kambing yang memiliki nilai tambah dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha berbasis potensi lokal Desa Blimbing.

Dalam tahap ini, tim KKN mengembangkan identitas produk melalui pembuatan nama merek Gomilky, logo, desain kemasan, serta leaflet yang memuat informasi mengenai produk. Pengembangan identitas tersebut dilakukan agar produk memiliki tampilan yang menarik, mudah dikenali, serta memiliki daya tarik bagi calon konsumen.

Portalika.com/Ist

Selain mengembangkan branding produk, tim KKN juga melakukan kunjungan ke-10 toko oleh-oleh dan agen di sekitar Desa Blimbing maupun wilayah Klaten untuk memperkenalkan Permen Susu Kambing Gomilky sekaligus menjajaki peluang kerja sama pemasaran.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh masukan dari calon mitra mengenai kemasan, branding, serta potensi pemasaran produk apabila nantinya diproduksi dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para pemilik toko dan agen yang dikunjungi serta menghasilkan berbagai masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan produk.

Tahap selanjutnya dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026 melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan ibu-ibu rumah tangga di Desa Blimbing.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan inovasi pengolahan susu kambing menjadi permen sekaligus memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat menjadi dasar pengembangan usaha rumahan berbasis potensi lokal.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai latar belakang pengembangan Permen Susu Kambing Gomilky, kandungan gizi dan manfaat produk, alat dan bahan yang digunakan, proses pembuatan, teknik pasteurisasi susu kambing, penerapan higiene dan sanitasi, quality control (QC), pengemasan produk, serta pentingnya membangun identitas produk melalui branding.

Portalika.com/Ist

Setelah penyampaian materi, tim KKN melaksanakan demonstrasi pembuatan Permen Susu Kambing Gomilky mulai dari proses penimbangan bahan, proses memasak, hingga pengemasan produk.

Demonstrasi dilaksanakan secara interaktif dengan melibatkan perwakilan peserta untuk mempraktikkan secara langsung tahapan pembuatan permen. Pada tahap pengemasan, seluruh peserta juga diberikan kesempatan untuk mencoba membungkus permen menggunakan kemasan dan sarung tangan yang telah disediakan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Untuk mengetahui potensi keberlanjutan program, peserta diberikan lembar minat yang digunakan untuk mengetahui ketertarikan mereka dalam mengembangkan Permen Susu Kambing Gomilky sebagai usaha rumahan.

Bagi peserta yang menyatakan berminat, tim KKN membagikan Booklet Product Book Gomilky yang berisi panduan lebih lengkap mengenai proses produksi, pengendalian mutu, pengemasan, perhitungan harga pokok produksi (HPP), penentuan harga jual, pembukuan usaha sederhana, peluang usaha, serta strategi promosi.

Selain booklet, peserta juga memperoleh daftar toko oleh-oleh dan agen yang sebelumnya telah dijajaki oleh tim KKN. Daftar tersebut diberikan sebagai referensi calon mitra pemasaran apabila masyarakat nantinya mengembangkan dan memasarkan produk secara berkelanjutan.

Program ini dilaksanakan oleh Bram Melvern Widjaja, Salsabila Nur Azizah, Rizka Qonita, Annisa Zahi As Zahira, Nurus Syahidah, Galih Angga Wijaya, Rafliza Dzikri Arraafi, Shabrina Atikah Ghassani, Isma Nuraini Afifah, dan Anggi Putri Rahmawati.

Seluruh anggota tim berkolaborasi dalam mengembangkan identitas produk, menyiapkan media promosi dan materi edukasi, melakukan penjajakan calon mitra pemasaran, melaksanakan demonstrasi, mendampingi praktik peserta, serta memfasilitasi diskusi selama kegiatan berlangsung.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapatkan antusiasme positif dari masyarakat. Ibu-ibu rumah tangga aktif mengikuti kegiatan mulai dari penyampaian materi, praktik pembuatan dan pengemasan permen, hingga sesi diskusi.

Sementara itu, kegiatan penjajakan pemasaran juga memperoleh respons positif dari toko oleh-oleh dan agen yang dikunjungi.

Melalui rangkaian program ini, mahasiswa KKN Undip berharap Permen Susu Kambing Gomilky dapat menjadi salah satu alternatif produk olahan susu kambing yang memiliki nilai tambah dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan.

Pengembangan produk tersebut diharapkan dapat mendorong pemanfaatan potensi lokal Desa Blimbing sekaligus membuka peluang usaha dan mendukung peningkatan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Editor: Triantotus

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar