Emergency Respon, Rudi Meong Salurkan Makanan Kucing Gratis Jelang Lebaran

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Rumah Difabel (Rudi) Meong Solo menyelenggarakan aksi simpatik untuk pecinta dan pemerhati kucing, baik kucing rumahan maupun kucing jalanan di Solo Raya.

Aksi digelar dengan membuka pos-pos penyedia makanan kucing gratis di 26 titik tersebar di Kota Solo, sebagian Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo.

banner 300x250

“Rudi Meong, menggandeng Happy Pet Indonesia, pabrikan makanan kucing, yang telah menggelontorkan seribu kaleng wetfood sarat protein untuk kucing jalanan, kucing sakit dan kitten, ” terang Hening, founder Rudi Meong Solo.

Baca juga: Kapolda Jateng Pastikan Distribusi Bapokting Aman Jelang Ramadhan Dan Lebaran 2024

Dalam penyalurannya, Rudi Meong tidak sendiri, dia bersama Cat Lovers in The World (CLOW)  perwakilan Solo, bekerja sama membagikan makanan gratis ke masyarakat.

Ada 26 titik yang telah disiapkan untuk pembagian tersebut, diantaranya klinik drh. Nury di Kalilarangan, Solo, Catroom Rudy Meong dan Jezio Pet Shop di Grogol, Sukoharjo, Mypetshop n care di Colomadu, Karanganyar, dan lainnya.

“Kegiatan ini sudah keempat kalinya, dan tahun ini memasuki tahun keempat. Alhamdulillah, Dari waktu ke waktu respon masyarakat cukup bagus,” imbuhnya.

Pemberian makanan kucing oleh relawan rumah difabel. (Portalika.com/Bahtiar)

Dipilihnya waktu jelang lebaran, karena waktu tersebut menjadi situasi yang sulit bagi kucing jalanan dan pemilik kucing yg kehabisan stok makanan, karena warung maupun petshop tutup.

Harapannya kegiatan ini banyak menolong kucing-kucing  jalanan. Khususnya kucing yang berada dalam suasana menjelang lebaran.

Kegiatan emergency respon ini akan digelar bertahap dan terjadwal. Dimulai, Sabtu, 30 Maret 2024 sore nanti pukul 17.00 WIB, lokasi Klinik drh Nury, Kalilarangan, Solo. Untuk klinik lain dan petshop akan dimulai 4 April, sementara titik lainnya mulai 7 April. 

“Kami senang dan mengucapkan terima kasih pada Happy Pet Indonesia atas kepercayaannya, juga kepada pasukan orong-orong yang terus membantu tanpa pamrih, dengan tangan-tangan yang terasmbunyi, namun sangat terlihat dan terasa manfaatnya,” tukasnya. (Bahtiar/*)

Komentar