Fakultas Hukum Unisri Tutup Pendidikan Khusus Profesi Advokad Angkatan VIII Tahun 2025

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Setelah berjalan beberapa waktu, Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta (Solo), Jateng menutup Pendidikan Khusus Profesi Advokad (PKPA) Angkatan VIII Tahun 2025.

Penutupan PKPA pada Jumat 18 Juli 2025 ini dihadiri Ketua Peradi Kota Surakarta, Zaenal Abidin dan Dekan Fakultas Unisri Dr Dora Kusumastuti.

banner 300x250

Dalam sambutan penutup Dora mengatakan, seusai mengikuti pendidikan di PKPA Unisri, masih ada tiga langkah lagi yang harus diikuti para calon advokad ini. Yaitu, ujian, magang dan sumpah.

“Kami selaku penyelenggaran memiliki kesan karena saat ini banyak sekali berita-berita yang menarik terkait persoalan hukum tentu kalau bisa meresapi materi tentang etika profesi, bagaimana peserta bisa menjadi advokad yang tetap menjunjung tinggi nilai etika dan moral,” kata Dr Dora dalam siaran pers yang diterima Sabtu, 19 Juli 2025.

Sementara itu Ketua Pelaksana, Hastowo Broto Laksito dalam laporannya mengatakan dalam pendidikan yang dilaksanakan selama beberapa pekan sejak Mei hingga Juli 2025 tersebut, peserta mengikuti serangkaian materi hukum.

Materi itu tidak hanya memperkaya pengetahuan teoritis, tetapi juga memperdalam wawasan praktis dalam dunia advokad, mulai dari etika profesi, litigasi perdata dan pidana, hukum acara, teknik persidangan dan materi lainnya ini semua akan menjadi bekal penting bagi para calon advokad masa depan.

Dalam PKPA ini, kata dia, peserta menerima 30 sesi dengan narasumber kredibel. Yakni, delapan praktisi dengan kualifikasi doktor berprofesi sebagai advokad, notaris dan jaksa.

Sembilan praktisi kualifikasi magister berprofesi sebagai advokad dan hakim. Dari akademisi, empat guru besar (profesor) doktor, dan magister.

“Kami yakin peserta telah mendapat gambaran utuh mengenai profesi advokad sebagai penegak hukum yang bebas, mandiri, dan bertanggung jawab. Namun perlu diingat bahwa proses belajar tidak berhenti di sini, dunia praktik hukum menuntut kita untuk terus belajar, beradaptasi, dan berintegritas dalam setiap langkah,” kata Hastowo.

Salah seorang peserta PKPA angkatan VIII tahun 2025, Brillian Iskandar menyampaikan, PKPA yang digelar di Unisri sangat membantu. Karena pembelajarannya offline dan narasumbernya berkompeten di bidangnya.

Dia berharap dengan mengikuti PKPA, dirinya bisa menjadi advokad yang andal dan kopeten.

Sedangkan Ketua Peradi Kota Surakarta, Zaenal Abidin mengapresiasi penyelenggaraan PKPA di Fakultas Hukum Unisri yang berjalan dengan baik, lancar dan profesional.

“Ini membuktikan, tingkat kepercayaan publik terhadap PKPA Fakultas Hukum Unisri yang bekerja sama dengan DPC Peradi Kota Surakarta sangat dipercaya,” kata dia. (Iskandar)

Komentar