Guru PAI Teladan Akhlak Tidak Sekadar Pendidik

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, H Hariyadi, SAg, MM mengatakan guru Pendidikan Agama IsIam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda bangsa. Guru PAI bukan sekadar pendidik, tetapi juga teladan akhlak.

Pernyataan itu disampaikan Haryadi saat memberikan pembinaan sekaligus membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru PAI jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Wonogiri, Kamis, 18 September 2025 di Room Meeting RM Alami Sayang Ngadirojo.

banner 300x250

“Guru PAI bukan sekadar pendidik, tetapi juga teladan akhlak. Karena itu, kompetensi guru PAI harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab tantangan zaman dan menjadikan peserta didik berakhlakul karimah,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya guru PAI menguasai teknologi pembelajaran, pendekatan moderasi beragama serta metode inovatif dalam penyampaian materi.

“Di era digital ini, guru harus kreatif dan adaptif agar pembelajaran PAI lebih menarik, bermakna dan menyentuh hati siswa,” lanjutnya.

Kegiatan yang di selenggarakan Bidang PAIS Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, menurut Katim TK/PAUD dan SD/SDLB, Rondiyah diikuti 110 guru PAI dari berbagai jenjang di Kabupaten Wonogiri dan diharapkan menjadi ajang peningkatan wawasan, penyegaran materi, serta penguatan jejaring silaturahmi antar guru.

Kegiatan di isi oleh instruktur dan narasumber nasional. “Output dari kegiatan ini diharapkan Guru PAI pada jenjang TK, SD, SMP dan SMA/SMK Jawa Tengah sebagai motivator, kreator, inovator dalam menggerakkan peran guru di sekolah.”

Acara peningkatan kompetensi GPAI ini berlangsung sehari dengan agenda materi seputar Deep Learning dalam pembelajaran PAI, Pendekatan Kurikulum Cinta dalam pembelajaran PAI, Pemanfaatan Coding dan AI dalam pembelaran PAI serta peningkatan karakter Guru PAI Teladan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis), Mursidi, berharap kegiatan ini mampu menambah wawasan dan membekali guru PAI dengan kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian yang lebih baik.

“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Wonogiri mampu menjadi motor penggerak pendidikan karakter di sekolah masing-masing, implementasi pembelajaran PAI pada sekolah bisa berdapak pembiasaan peserta didik berakhlak mulia, berwawasan keagamaan yang inklusif, dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ungkapnya. (Nadhiroh)

Komentar