Portalika.com [SUKOHARJO] – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-III, Minggu, 1 Februari 2026 di Rumah Tahfidz Al Anwar, Desa Kunden, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo.
Konferancab ke-III PAC GP Ansor Kecamatan Bulu mengusung tema “Bulu Merapatkan Barisan, Bergerak Bersama”, yang dimaknai sebagai semangat memperkuat soliditas kader, mempererat ukhuwah organisasi, serta menyatukan langkah gerakan Ansor dalam menghadapi tantangan zaman.
Melalui forum musyawarah tertinggi di tingkat PAC tersebut, Haris Adiantoro kembali terpilih sebagai Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Bulu masa khidmah 2026–2029. Terpilihnya kembali Haris Adiantoro mencerminkan kepercayaan penuh kader terhadap kepemimpinannya yang dinilai mampu menjaga kekompakan organisasi dan konsisten dalam menjalankan khidmah Ansor di tengah masyarakat.
Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sukoharjo, Sahabat Gangga Bagus Bagaswara, menekankan Konferancab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi momentum konsolidasi organisasi.
“Konferancab adalah ruang untuk evaluasi, refleksi, dan menata langkah ke depan. Ansor harus terus menjaga soliditas struktur, memperkuat kaderisasi, serta hadir menjawab kebutuhan umat dan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mendorong PAC GP Ansor Kecamatan Bulu agar terus aktif menggerakkan program-program yang berdampak langsung, serta menjaga marwah Ansor sebagai garda terdepan Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan.
Sementara itu, dari Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah, hadir Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Ansor Solo Raya, Sahabat Zen Fathoni Achmad, yang memberikan sambutan sekaligus arahan strategis. Dia mengingatkan pentingnya kekompakan dan militansi kader dalam menjalankan roda organisasi.
“Tema Bulu Merapatkan Barisan, Bergerak Bersama ini sangat relevan. Ansor tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kekuatan Ansor ada pada barisan yang rapi, kompak, dan bergerak bersama dalam satu komando organisasi,” ujar Sahabat Zen.
Lebih lanjut, ia menegaskan Ansor harus terus menjadi organisasi kader yang disiplin, loyal pada ulama, serta istiqamah menjaga nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah dan keutuhan NKRI.
“Ansor hari ini dituntut adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tidak boleh kehilangan jati diri. Tradisi, khidmah, dan loyalitas kepada NU harus tetap menjadi ruh gerakan,” tambahnya.
Dalam sambutan perdananya, Haris Adiantoro menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan oleh kader Ansor Kecamatan Bulu. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan organisasi dengan semangat kebersamaan dan pengabdian.
“Amanah ini bukan kemenangan pribadi, tetapi tanggung jawab besar untuk seluruh kader Ansor Kecamatan Bulu. Kita harus terus merapatkan barisan, saling menguatkan, dan bergerak bersama demi kemajuan organisasi,” ungkap Haris.
Ia juga menegaskan bahwa kepengurusan ke depan akan fokus pada penguatan kaderisasi, sinergi dengan Banom NU, serta kehadiran Ansor yang nyata di tengah masyarakat.
“Ansor harus hadir, dirasakan manfaatnya, dan menjadi solusi. Baik dalam pengabdian sosial, keagamaan, maupun kebangsaan,” pungkasnya.
Konferancab ke-III PAC GP Ansor Kecamatan Bulu turut dihadiri oleh Banom NU se-Kecamatan Bulu, jajaran MWC NU Kecamatan Bulu, serta Ketua-ketua PAC GP Ansor Zona Selatan Kabupaten Sukoharjo. Kehadiran seluruh elemen tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi dan dukungan terhadap kepengurusan PAC GP Ansor Kecamatan Bulu masa khidmah 2026–2029. (Arinto Dwi/*)
Editor: Triantotus












Komentar