Silaturahmi Hari Jadi ke-284, Bupati Wonogiri Serahkan Penghargaan Satya Lencana

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia kepada pegawai negeri sipil dengan masa bakti 10, 20 dan 30 tahun di ajang Silaturahmi Masyarakat sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai perjuangan Raden Mas Said dalam memperingati Hari Jadi ke-284 Kabupaten Wonogiri, Senin, 19 Mei 2025.

“Selamat kepada para ASN penerima penghargaan dan SK CPNS. Semoga menjadi awal pengabdian yang penuh dedikasi untuk Wonogiri, bangsa, dan negara,” ucapnya.

banner 300x250

Kegiatan dihadiri Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat serta berbagai unsur organisasi dan elemen masyarakat Wonogiri. Bupati Wonogiri menyampaikan forum silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan semangat pembangunan berkelanjutan di Wonogiri.

Ia menggarisbawahi empat misi besar yang akan dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Wonogiri 2025–2030. Keempat misi tersebut meliputi pembangunan ekonomi berdaya saing, peningkatan kualitas hidup masyarakat, tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif, serta penguatan ketahanan dan kelestarian sumber daya alam.

Ketua DPRD Wonogiri, Sriyono menyampaikan ucapan selamat hari jadi kepada seluruh masyarakat Wonogiri. Ia mengajak untuk menjadikan momen ini sebagai refleksi sejarah panjang perjuangan Raden Mas Said.

Sriyono juga menyoroti ketimpangan yang masih dirasakan para petani sebagai pejuang pangan, seraya mendukung program pembuatan sumur pantek oleh Pemkab Wonogiri untuk mendukung kehidupan petani.

“284 tahun lalu, para petani ikut berjuang membangun Wonogiri, namun hingga kini mereka belum mendapatkan keadilan secara menyeluruh. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Wonogiri, Suprapto, mengingatkan bahwa perjuangan Raden Mas Said harus menjadi semangat dan landasan berpikir seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan rakyat, penciptaan lapangan kerja serta pengelolaan anggaran daerah yang efektif dan bebas dari praktik korupsi.

“APBD yang terbatas menuntut pengelolaan yang tepat sasaran dan optimal. Masyarakat mendambakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” ujarnya.

Sedangkan Kapolres Wonogiri, AKBP Jarot Sungkowo mengatakan, kehadirannya sekaligus wujud sinergitas Polres Wonogiri dan pemerintah Kabupaten Wonogiri serta seluruh elemen masyarakat Wonogiri. (*)

Editor: Suryono

Komentar