DPC LVRI Kabupaten Wonogiri sampaikan Jiwa, Semangat, dan Nilai-Nilai 45 pada Warga Ngantup

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), adalah organisasi yang menghimpun para veteran Republik Indonesia, yaitu para pejuang kemerdekaan yang telah berjuang di masa penjajahan dan perang kemerdekaan.

Organisasi ini didirikan pada tahun 1957. Kali ini DPC LVRI Cabang Wonogiri membaur bersama masyarakat dan generasi muda untuk memberikan pencerahan tentang (JSN 45), Sabtu malam, 16 Agustus 2025.

banner 300x250

Malam tirakatan HUT RI ke-80 tahun 2025 yang digelar di kediaman Ketua Rukun Tetangga (RT) di Dusun Ngantup RT 02 RW 06, Desa Purworejo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri dihadiri Kapten Inf (purn) Ridwan Atjo Amin, Ketua DPC LVRI Cabang Wonogiri, Pelda (purn) Kartino sekretaris DPC LVRI cabang  Wonogiri.

Hadir pula pada acara tersebut di antaranya Ketua Rukun Warga (RW), Ketua RT, mantan anggota DPRD Kabupaten Wonogiri, warga RT 02 Rw 06 dan remaja putra dan putri setempat.

Pada malam hari ini warga dan pemuda pemudi mengikuti baik dan menambah wawasan dari apa yang disampaikan Ketua DPC LVRI Cabang Wonogiri, Ridwan.

Ridwan Atjo Amin meminta warga setempat dan khususnya generasi muda untuk selalu dan bisa menumbuhkembangkan rasa nasionalisme dan patriotisme sebagai wujud untuk menghormati dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

“Semangat ini penting untuk dilestarikan dan diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama oleh generasi muda, agar dapat membangun Indonesia yang lebih baik,” tambah Ridwan.

Adapun makna dan nilai-nilai semangat 45 yakni semangat perjuangan: semangat pantang menyerah, rela berkorban, dan cinta tanah air dalam menghadapi tantangan dan rintangan. Kemudian keteguhan hati dan optimisme.

Yakni keyakinan pada kemampuan diri dan masa depan bangsa, serta semangat untuk terus berjuang demi mencapai tujuan. Persatuan dan kesatuan: semangat gotong royong dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama, tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan.

Kemudian nasionalisme dan patriotisme: cinta tanah air dan bangsa, serta rela berkorban demi kepentingan negara dan disiplin dan kerja keras yakni kemauan untuk bekerja keras, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan kewajiban serta kepahlawanan, meneladani sikap rela berkorban, keberanian, dan semangat pantang menyerah para pahlawan. (Begug SW)

Editor: Suryono

Komentar