KKN-T Undip Ciptakan Kalkulator Stunting, Permudah Deteksi Dini di Posyandu

banner 468x60

Portalika.com [PEMALANG] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menciptakan kalkulator stunting untuk mempermudah deteksi dini pertumbuhan anak di Posyandu. Inovasi ini dikembangkan Mei Aviyani Handoyo Jathy dari jurusan Matematika bersama Tim KKN-T 160 Undip Tahun 2025.

Pembuatan kalkulator ini memanfaatkan data Permenkes Nomer 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak, sehingga hasil pengukuran dipastikan akurat.

banner 300x250

Pengguna cukup memasukkan data seperti nama, usia, jenis kelamin, dan tinggi badan anak untuk mengetahui kategori pertumbuhan, apakah normal atau berisiko stunting.

BACA JUGA  Gedung Layanan Akademik STABN Raden Wijaya Diresmikan, Ini Pesan Menag Untuk Dunia Kampus

Alat ini diperkenalkan kepada kader Posyandu Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, melalui sosialisasi dan edukasi program Pemanfaatan Data Permenkes untuk Kalkulator Stunting pada pertemuan kader di rumah Ibu Kip, Kamis, 24 Juli 2025.

BACA JUGA  Nonbar Timnas U-23, Wujud Cinta Masyarakat Pada Persatuan
Portalika.com/Ist

Dalam sosialisasinya, dijelaskan bahwa kalkulator stunting diharapkan dapat mempermudah kader dan orang tua dalam memantau pertumbuhan anak secara akurat.

Fungsinya bukan sebagai pengganti diagnosis medis, melainkan sebagai alat bantu. Penggunaannya diharapkan terus berlanjut dan dimanfaatkan oleh orang tua serta petugas kesehatan.

BACA JUGA  Gebyar Fest 81 di 35 Kabupaten/Kota, Ahmad Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi Bank Sejuta Umat

Kegiatan ini disambut antusias oleh para kader Posyandu yang hadir. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai aspek terkait stunting dan cara penggunaannya.

Inovasi ini menjadi bukti kontribusi mahasiswa dalam mendukung program pemerintah menurunkan angka stunting di Indonesia. (*)

Penulis: Mei Aviyani Handoyo Jathy, mahasiswa jurusan Matematika, Undip Semarang

Editor: Triantotus

Komentar