Konferancab Ke-IV GP Ansor Tawangsari: Merawat Tradisi, Menguatkan Khidmah Menuju Kepemimpinan Tangguh dan Berintegritas

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tawangsari sukses menyelenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Ke-IV, Minggu, 8 Februari 2026, di MTs Ma’arif Sutowijoyo Majasto, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo.

Mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Khidmah: Membangun Kepemimpinan Ansor yang Tangguh dan Berintegritas”, Konferancab ini menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi organisasi sekaligus merumuskan arah gerak GP Ansor Tawangsari ke depan agar semakin solid, berdaya saing, dan berkhidmah secara berkelanjutan.

banner 300x250

Mewakili Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Nur Syahid menegaskan Konferancab bukan sekadar agenda rutin pergantian kepengurusan. “Konferancab ini bukan hanya ganti pengurus, tetapi momentum muhasabah dan proyeksi organisasi. Dari sinilah kita menata kembali langkah agar Ansor Tawangsari semakin relevan dengan tantangan zaman,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kader di tengah perubahan dunia yang begitu cepat. “Kaderisasi jangan sampai berhenti. Ansor harus tetap menjadi magnet pemuda desa. Selain itu, kemandirian ekonomi kader perlu dipikirkan secara serius agar pengabdian berjalan seiring dengan kesejahteraan,” tegasnya.

Nur Syahid berpesan agar seluruh kader menjaga soliditas pasca-Konferancab. “Siapa pun yang terpilih nanti adalah nakhoda kita bersama. Tidak ada menang atau kalah dalam Ansor, yang ada adalah pembagian peran untuk membesarkan organisasi. Tetap satu barisan, satu komando,” pesannya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukoharjo, Dahwan Asqolani, menyampaikan Kecamatan Tawangsari memiliki nilai historis dan kultural yang kuat dalam perjalanan dakwah Islam. Keberadaan makam Ki Ageng Sutowijoyo menjadi bukti nyata peran ulama dalam membangun peradaban Islam di wilayah ini.

“Sejarah ini harus menjadi spirit bagi NU dan Ansor untuk terus menyebarkan dan menjaga amaliyah Ahlussunnah wal Jama’ah di Tawangsari khususnya, dan Kabupaten Sukoharjo pada umumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dahwan menegaskan Ansor Tawangsari harus mampu menjadi motor penggerak pemuda yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas. “Ansor hari ini dituntut tidak hanya loyal secara struktural, tetapi juga kuat secara ideologis dan nyata dalam kerja-kerja sosial kemasyarakatan. Kepemimpinan PAC ke depan harus mampu menjaga tradisi, memperkuat khidmah, serta menghadirkan program yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk mendukung penuh kepengurusan yang akan terbentuk demi kesinambungan gerakan Ansor di tingkat kecamatan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Tawangsari demisioner, Agitya Fandi, menyampaikan refleksi masa khidmah dengan penuh ketulusan.

“Ansor bukan sekadar organisasi, Ansor adalah rumah. Tempat kita belajar ikhlas, taat pada komando, dan berjuang tanpa pamrih. Rumah ini akan tetap kokoh selama kader-kadernya setia pada nilai, menjaga adab, dan tidak pernah lelah untuk berkhidmah,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh sahabat seperjuangan atas kebersamaan, loyalitas, dan pengorbanan selama masa kepengurusan.

“Semoga Allah SWT membalas setiap niat baik dan setiap tetes keringat perjuangan kita dengan pahala berlipat ganda. Mohon doa agar kami tetap diberi kesempatan untuk terus mengabdi, dalam peran apa pun, demi agama, bangsa, dan jam’iyyah Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.

Sedangkan, Ketua MWC NU Kecamatan Tawangsari, KH Miftah Rozaq, mengajak seluruh kader untuk menjaga kebersamaan pasca-Konferancab.

“Siapa pun yang terpilih menjadi ketua, seluruh anggota harus bisa bekerja bersama-sama. Ketua yang terpilih harus disengkuyung dan didukung penuh untuk bersama-sama mengembangkan Ansor di Kecamatan Tawangsari,” ujarnya.

Melalui mekanisme sidang pleno Konferancab Ke-IV, Sahabat Bejo Susanto resmi terpilih sebagai Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Tawangsari untuk masa khidmah selanjutnya. Ia terpilih secara aklamasi, dengan dukungan penuh dari seluruh Ranting GP Ansor se-Kecamatan Tawangsari, sebagai wujud kepercayaan dan harapan besar terhadap kepemimpinannya. (Arinto DS/*)
Editor: Triantotus

Komentar