Dukcapil Performance Award Penghargaan Pada Inovasi Adminduk Kota Solo

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Kecamatan Kecamatan Jebres meraih juara 1 Kategori Kecamatan dalam ajang Dukcapil Performance Award 2025 yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Kota Solo.

Capaian ini menjadi bukti keberhasilan Kecamatan Jebres dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang inovatif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

banner 300x250

Inovasi unggulan Kecamatan Jebres adalah Setia Laras singkatan dari Sesarengan Tulung Tinulung Agawe Pelayanan Kecamatan Jebres Dadi Tata Titis Tatas. Program ini merupakan model pelayanan terpadu lintas sektor yang menyatukan berbagai layanan publik dalam satu sistem koordinasi di tingkat kecamatan.

Melalui Setia Laras, Jebres membangun sinergi aktif antara kecamatan, kelurahan, sekolah, Puskesmas, KUA, BPJS, serta instansi terkait lainnya, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan sosial secara lebih mudah, cepat, dan terstruktur.

Setia Laras terbukti meningkatkan efektivitas pelayanan, memangkas prosedur yang berulang, serta memperluas jangkauan layanan hingga ke kelompok rentan dan wilayah padat penduduk.

Inovasi ini dinilai menjadi salah satu faktor kunci yang mengantarkan Kecamatan Jebres meraih Juara 1 Dukcapil Performance Award 2025, sekaligus menegaskan posisinya sebagai rujukan praktik baik pelayanan publik di tingkat kecamatan.

Pemerintah Kota Surakarta terus menempatkan administrasi kependudukan sebagai elemen strategis dalam perencanaan program dan kebijakan publik.

Portalika.com/Ist

Penguatan tata kelola data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi dinilai menjadi kunci dalam mendukung sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga pengendalian stunting.

Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, yang hadir dalam acara penyerahan penghargaan Dukcapil Performance Award 2025 di Bale Tawangarum, Kamis, 4 Desember 2025 menegaskan data kependudukan adalah pondasi utama pembangunan daerah.

Melalui komitmen satukan solo satu data kependudukan, seluruh data masyarakat diupayakan terhimpun dalam satu sistem yang presisi dan terintegrasi untuk mendukung program keluarga berencana, pencegahan stunting, serta layanan konsultasi pranikah calon pengantin.

“Kegiatan ini harus menjadi pengingat bahwa administrasi kependudukan adalah fondasi pembangunan Kota Surakarta. Seluruh data masyarakat harus terintegrasi agar program pemerintah berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” tegas Astrid.

Kebutuhan data yang akurat sangat krusial, terutama dalam mendukung Komitmen Satukan Solo Satu Data Kependudukan Solo yang mengintegrasikan data terkait pencegahan stunting, keluarga berencana (KB), dan Program Konsultasi Pranikah calon pengantin.

“Kebutuhan data yang akurat dan tepat sangat penting untuk program-program kita, sehingga seluruh data masyarakat bisa dikumpulkanmenjadi satu dan menunjang program pemerintah Surakarta,” tambah Astrid.

Hadir Sekretaris Daerah Kota Surakarta Budi Murtono, Kepala Disdukcapil Agung Hendratno, Sekretaris Disdukcapil Rita Margareta Kuncorowati, serta Manager Layanan dan Kepesertaan PT Taspen Cabang Surakarta Yuliana Endra Dewi.

Sebagai bentuk komitmen peningkatan layanan, Disdukcapil Surakarta telah mengimplementasikan 10 inovasi layanan Adminduk, yaitu:

  1. Satu Paket Urusan Kependudukan
  2. Kartu Identitas Anak (KIA)
  3. Sweet Seventeen (rekam e-KTP di sekolah)
  4. Berkah Nikah (perubahan data pasca-pernikahan)
  5. Bela Sungkawa (penerbitan akta kematian)
  6. Pelayanan Online Dukcapil
  7. Layanan Tanya Turun
  8. One Day Service
  9. Identitas Kependudukan Digital (IKD)
  10. Penerbitan akta kelahiran bagi anak dengan HIV/AIDS

Dari sisi capaian, layanan Adminduk Kota Surakarta menunjukkan hasil yang signifikan. Perekaman e-KTP telah mencapai lebih dari 99 persen penduduk wajib KTP, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) mencapai lebih dari 120.000 anak, sementara implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) telah mencapai lebih dari 30 persen pengguna awal, khususnya dari kalangan ASN dan masyarakat umum.

Selain itu, melalui skema One Day Service, lebih dari 90 persen permohonan dokumen selesai dalam satu hari.

Pemerintah Kota Surakarta juga terus memperkuat inklusivitas layanan dengan menghadirkan fasilitas ramah difabel dan lansia, termasuk jalur kursi roda, loket prioritas, pendampingan petugas, serta layanan jemput bola bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Dukcapil Performance Award 2025 juga memberikan apresiasi kepada beberapa wilayah dan fasilitas kesehatan lainnya, yaitu:

  • Juara 2 Kecamatan: Banjarsari
  •  Juara 3 Kecamatan: Pasar Kliwon
  • Kelurahan Entitas Besar (Juara 1): Serengan
  • Kelurahan Entitas Kecil (Juara 1): Setabelan
  • Fasyankes (Juara 1): RSUP Surakarta

Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah. (*)
Editor: Triantotus

Komentar