Portalika.com [SURAKARTA] – Momentum libur panjang akhir pekan yang bertepatan libur Mayday ternyata juga memberikan dampak pada volume penumpang Kereta Api (KA) Batara Kresna.
Tercatat ada peningkatan jumlah penumpang hingga 11% selama periode libur panjang akhir pekan May Day di bandingkan periode yang sama pada weekend biasa sebelumnya.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan momentum libur yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat, 1 Mei 2026 hingga Minggu, 3 Mei 2026, memperlihatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel untuk perjalanan pendek, baik dalam konteks mobilitas perkotaan maupun pariwisata regional.
KA Batara Kresna yang melayani rute Solo – Wonogiri dari data yang ada menunjukkan tren peningkatan cukup signifikan. Dengan total volume keberangkatan dan kedatangan penumpang selama tiga hari mencapai 4.504 penumpang atau meningkat 11% dari periode yang sama minggu sebelumnya sebanyak 4.038 penumpang.
Feni mengatakan KA tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas harian masyarakat, tetapi juga sebagai moda wisata tematik yang menyuguhkan pengalaman unik melintasi kawasan heritage dan sentra budaya Jawa.
“Jalur KA yang berpadu dengan suasana Kota Solo, termasuk melintasi jalan raya, menjadikan perjalanan dengan KA Batara Kresna sebuah atraksi tersendiri, khususnya bagi wisatawan domestik yang ingin merasakan pengalaman transportasi yang otentik dan khas,” kata Feni dalam siaran pers, Selasa, 5 Mei 2026.
Peningkatan ini menjadi representasi penting bahwa kereta api lokal mampu mendukung konektivitas antarwilayah sekaligus mengakselerasi pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
KAI Daop 6 mencermati pada momen liburan panjang, terdapat perubahan pola mobilitas masyarakat yang tidak hanya terfokus pada perjalanan jarak jauh, tetapi termasuk pada eksplorasi kawasan penyangga wisata dan kota-kota satelit yang terhubung langsung dengan simpul transportasi seperti stasiun.
“Fungsi kereta lokal kini menjadi jembatan konektivitas antarwilayah yang membuka akses ke destinasi-destinasi unggulan serta mendukung pemerataan ekonomi lokal. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung visi pembangunan berkelanjutan melalui peningkatan aksesibilitas transportasi publik yang terintegrasi,” lanjut Feni.
Ke depan pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan inovasi terhadap layanan KA lokal, termasuk pengembangan waktu tempuh, peningkatan kualitas sarana, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan.
KAI Daop 6 Yogyakarta tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan serta memastikan perjalanan kereta api berjalan dengan aman, lancar, dan tepat waktu. (Ariyanto)












Komentar