Magang Mahasiswa, Sarana Asah Multi Talenta

banner 468x60

Portalika.com [Surakarta] – Bagi banyak mahasiswa, magang adalah jembatan untuk mengubah teori menjadi aksi. Hal inilah yang dirasakan oleh Septi Intan Permata Sari, mahasiswi semester 7 dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, yang saat ini tengah menempuh program magang di Solo Technopark (STP).

Bergabung dengan divisi Public Relations (PR), Septi mendapatkan kesempatan emas untuk berada di garda terdepan dalam mengelola komunikasi publik di kawasan sains dan teknologi terpadu milik Pemerintah Kota Surakarta tersebut.

banner 300x250

Solo Technopark sendiri dikenal sebagai pusat inovasi dan vokasi yang menjadi kebanggaan warga Solo. Dengan terlibat langsung dalam divisi PR, Septi turut berkontribusi dalam membangun persepsi positif publik terhadap kemajuan teknologi di kota kelahirannya.

Di Solo Technoprak ini terdapat tiga cluster dengan 9 sektor di antaranya yaitu yaitu cluster manufaktur (sektor mekanin, desain manufaktur, sektor pengelasan (general dan underwater) dan sektor otomasi), cluster tecnhopreneurship (sektor teknologi informasi (ICT), sektor kewirausahaan (UMKM dan Startup), dan sektor e-sport), dan Cluster Industri kreatif ( sektor seni pertunjukkan-penyiaran, sektor batik- hedicraft dan sektor kuliner).

Di divisi PR Solo Technopark, Septi tidak hanya belajar mengenai manajemen citra, tetapi juga terjun langsung dalam operasional harian yang dinamis. Fokus utama kegiatannya adalah menghandel berbagai kunjungan pendidikan.

“Kami tidak hanya berurusan dengan media atau kampanye online, tapi juga langsung terlibat dalam acara-acara kunjungan,” katanya.

Ini termasuk menjadi MC (Master of Ceremony), pemateri, operator teknis, dan koordinator lapangan. Dari menyambut tamu hingga memastikan acara berjalan lancar.

Ini adalah kesempatan emas untuk mengasah soft skills seperti public speaking, koordinasi, dan problem-solving.
Magang di divisi PR Solo Technopark memberikan manfaat luar biasa. Secara akademik, ini melengkapi teori komunikasi yang saya pelajari di kampus dengan praktik nyata.

“Saya sekarang lebih paham bagaimana PR berkontribusi pada branding sebuah institusi seperti technopark. Secara profesional, saya mendapat sertifikat magang dan rekomendasi yang bisa saya gunakan untuk melamar kerja,” ujarnya. (*)
Editor: Suryono

Komentar