Portalika.com [ACEH BESAR, ACEH] – Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Abulyatama tengah menjalani Program Magang Berdampak di berbagai instansi kesehatan yang tersebar di Provinsi Aceh.
Kegiatan yang berlangsung sejak 27 April hingga 15 Agustus 2026 ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis pengalaman yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi secara langsung di dunia kerja.
Mahasiswa ditempatkan di berbagai instansi kesehatan pada tujuh wilayah, yakni Kota Banda Aceh, Aceh Tengah, Aceh Jaya, Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Selatan, dan Subulussalam.
Lokasi magang meliputi Dinas Kesehatan, rumah sakit, Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes), Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta instansi kesehatan lainnya sesuai dengan peminatan masing-masing.
Selama berada di lokasi, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas yang mendukung penyelenggaraan program kesehatan, mulai dari pengelolaan administrasi kesehatan, surveilans penyakit, promosi kesehatan, analisis data, monitoring dan evaluasi program, kesehatan lingkungan, hingga kegiatan pelayanan kesehatan lainnya.
Seluruh kegiatan dilakukan di bawah bimbingan pembimbing lapangan dari instansi mitra dan dosen pembimbing Universitas Abulyatama.
Koordinator Lapangan MBKM, Dian Rahayu, SKM, MKM, menjelaskan program magang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif sehingga mahasiswa mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Abulyatama, Dr Lensoni, M.Kes, menyampaikan bahwa program magang merupakan salah satu bentuk komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, dan pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan pembangunan kesehatan. Menurutnya, kemitraan yang telah terjalin antara Universitas Abulyatama dengan berbagai instansi kesehatan di Aceh menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari para praktisi di lapangan.
Untuk memastikan pelaksanaan magang berjalan sesuai dengan capaian pembelajaran, tim dosen pembimbing juga melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala ke setiap lokasi magang.
Kegiatan tersebut bertujuan memantau perkembangan mahasiswa, memberikan pendampingan akademik, serta memperkuat koordinasi dengan instansi mitra.
Melalui Program Magang Berdampak ini, Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Abulyatama berharap mahasiswa mampu menjadi lulusan yang unggul, adaptif, profesional, serta responsif terhadap berbagai tantangan kesehatan masyarakat.
Pengalaman yang diperoleh selama hampir empat bulan di berbagai instansi kesehatan diharapkan menjadi bekal berharga dalam mempersiapkan lulusan yang siap berkontribusi bagi pembangunan kesehatan di Aceh maupun Indonesia. (Putra/*)
Editor: Triantotus












Komentar