Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Siswa SDN 2 Japoh tentang Pencegahan Bullying dan Hak Anak

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN[ – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri), Ivankha Filma Setyowati, dari Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum, melaksanakan program kerja individu berupa edukasi pencegahan bullying di SD Negeri 2 Japoh, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.

Kegiatan tersebut mengangkat tema Edukasi Pencegahan Bullying melalui Pengenalan Hak Anak dan Penguatan Karakter bagi Siswa SD Negeri 2 Japoh sebagai Upaya Mendukung Wellness Economy.

banner 300x250

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa.

Edukasi diberikan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying, mulai dari pengertian, bentuk, dampak, hingga cara mencegahnya. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai hak anak serta pentingnya saling menghargai, peduli, dan menghormati sesama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai bullying dan hak anak yang disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh siswa.

Dalam sesi tersebut, siswa diajak mengenali berbagai bentuk bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekitar serta memahami dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video edukasi berupa kartun. Video tersebut digunakan sebagai media pembelajaran agar siswa lebih mudah memahami contoh perilaku bullying serta cara menyikapinya.

Para siswa terlihat antusias mengikuti tayangan dan memperhatikan pesan yang disampaikan melalui video. Selanjutnya, siswa mengikuti kuis sederhana yang berkaitan dengan materi yang telah diberikan.

Kuis dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa sekaligus membuat suasana pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik juga mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan mereka.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menempelkan sticky notes yang berisi pengalaman atau cerita siswa mengenai bullying. Melalui kegiatan tersebut, siswa diberikan kesempatan untuk menuangkan pengalaman dan perasaan mereka secara sederhana.

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk lebih terbuka dalam mengenali dan memahami tindakan bullying yang pernah mereka lihat atau alami. Sebagai penutup, seluruh siswa diajak bernyanyi bersama menggunakan lagu bertema bullying.

Kegiatan bernyanyi menjadi penutup yang menyenangkan sekaligus memperkuat pesan mengenai pentingnya menghargai teman, tidak melakukan bullying, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman.

Pelaksanaan program kerja individu ini mendapat dukungan dari pihak SD Negeri 2 Japoh. Pihak sekolah membantu memberikan izin, menyediakan tempat, serta mendampingi jalannya kegiatan. Dukungan tersebut membantu kegiatan edukasi dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

Melalui kegiatan ini, Ivankha berharap siswa dapat lebih memahami bahaya bullying dan mampu menerapkan sikap saling menghargai, peduli, empati, serta bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi tersebut juga diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Program kerja individu ini sekaligus menjadi salah satu upaya mendukung Wellness Economy, khususnya melalui peningkatan kesejahteraan dan kenyamanan siswa dalam lingkungan pendidikan. Dengan terciptanya lingkungan sekolah yang positif dan bebas dari bullying, siswa diharapkan dapat belajar dan berkembang dengan lebih baik.

Meskipun terdapat beberapa kendala seperti perbedaan tingkat pemahaman siswa, kondisi kelas yang terkadang kurang kondusif, serta keterbatasan waktu, kegiatan tetap dapat terlaksana dengan baik. Antusiasme siswa dan dukungan dari pihak sekolah turut membantu kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. (*)

Penulis: Ivankha Filma Setyowati dan Muhammad Rizky Nur Prakoso, SPd, MPd

Editor: Suryono

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar