Portalika.com [PEMALANG] – Transparansi dan akuntabilitas keuangan desa menjadi salah satu aspek penting dalam tata kelola pemerintahan desa. Menyadari pentingnya hal tersebut, Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, menginisiasi program ‘Strategi Penyajian Data APBDes dalam Bentuk Infografis untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Masyarakat Desa.’
Program ini lahir dari hasil observasi tim KKNT-160 terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi keuangan desa yang jelas, mudah dipahami, dan dapat diakses secara luas. Selama ini, laporan APBDes sering kali hanya disajikan dalam bentuk tabel atau dokumen resmi yang sulit dimengerti oleh masyarakat awam.
Padahal, APBDes memuat informasi penting mengenai sumber pendapatan desa, alokasi anggaran, dan program kerja yang dibiayai dari dana desa maupun sumber lain.
Berdasarkan temuan tersebut, tim KKNT merancang infografis APBDes dengan pendekatan visual yang komunikatif. Proses pembuatan dimulai dari pengumpulan data resmi APBDes Desa Kaliprau, dilanjutkan dengan analisis dan penyederhanaan informasi tanpa mengurangi substansi.
Infografis ini didesain oleh Natasya Alya Amarasuli, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang tergabung dalam Tim KKNT-160. Dengan latar belakang pendidikannya, Natasya mampu mengolah data APBDes secara akurat sekaligus mengemasnya dalam bentuk visual yang menarik, memadukan ikon, diagram, dan warna yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Tidak hanya berhenti pada media cetak, infografis ini juga diintegrasikan dengan website resmi Desa Kaliprau yang turut dikembangkan oleh tim KKNT.
Hal ini bertujuan agar masyarakat yang memiliki akses internet dapat melihat data APBDes kapan saja dan dari mana saja, sehingga prinsip keterbukaan informasi publik benar-benar terwujud.
Sekretaris Desa Kaliprau memberikan tanggapan positif atas inisiatif ini. “Desain menarik, informasi lengkap, dan memberikan edukasi yang baik pada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Desa Kaliprau untuk membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Manfaat dari program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada peningkatan pemahaman masyarakat tentang APBDes, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif warga dalam mengawasi dan memberikan masukan terhadap penggunaan anggaran desa. Dengan begitu, proses pembangunan desa dapat berjalan lebih tepat sasaran, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Ke depan, infografis ini akan diperbarui secara berkala setiap kali APBDes mengalami perubahan atau telah memasuki tahun anggaran baru. Tim KKNT juga memberikan pelatihan singkat kepada perangkat desa terkait teknik pembuatan infografis, sehingga pemerintah desa dapat melanjutkan inisiatif ini secara mandiri setelah program KKNT berakhir.
Melalui program ini, Desa Kaliprau diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola dan mempublikasikan data keuangan desa secara kreatif dan transparan. Kolaborasi antara mahasiswa Undip, seperti Natasya, dengan perangkat desa membuktikan bahwa inovasi sederhana, seperti penyajian data dalam bentuk infografis, dapat menjadi langkah strategis dalam membangun literasi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat demokrasi desa. (*)
Penulis: Natasya Alya Amarasuli, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan Undip Semarang
Editor: Triantotus












Komentar