Majelis Daerah Forhati Solo Raya Luncurkan Program Green Masjid, Gerakan P3A Berbasis Masjid

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] — Majelis Daerah (MD) Forhati Solo Raya bekerja sama dengan Takmir Masjid Ar Rohmah Jebres, Solo menyelenggarakan Launching Daerah Binaan dan Pelatihan Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Ketahanan Pangan Keluarga, Jumat, 30 Januari 2026 di Masjid Ar Rohmah Jebres, Solo.

Kegiatan ini dilaksanakan sekaligus dengan berbagi gratis beras dan sayur untuk jamaah, yang merupakan program rutin Forhati Solo Raya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Green Masjid: Gerakan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Berbasis Masjid, sebuah inisiatif yang mendorong masjid sebagai pusat pembelajaran, pemberdayaan, dan penguatan ketahanan keluarga yang ramah perempuan dan anak.

banner 300x250

Launching Daerah Binaan Forhati Solo Raya, dihadiri Koordinator Presidium Kahmi Solo, Prof Agung Nur Probohudono, SE, MSi, PhD, Ak, CA,CfrA, yang memberikan apresiasi atas peran aktif MD Forhati Solo Raya dalam mengembangkan program pemberdayaan berbasis komunitas masjid.

Prof Dono, begitu dia akrab disapa, menyampaikan konsep Triple Bottom Line menegaskan bahwa kesuksesan bisnis/hidup yang sejati tidak hanya diukur dari keuntungan finansial (profit), tetapi juga dari kontribusi positif terhadap kesejahteraan sosial (people) dan pelestarian lingkungan hidup (planet).

Ketua Takmir Masjid Ar Rohmah, Teguh Sarosa, SS, MHum menyampaikan apresiasi atas terbangunnya kerja sama antara Forhati Solo Raya dan Takmir Masjid Ar Rohmah, sekaligus secara resmi membuka program kerja sama dan pelatihan pemanfaatan pekarangan rumah bagi jamaah.

Sedangkan Nining Sholikhah, SE, MSi, Koordinator Presidium Forhati Solo Raya, menegaskan program yang dilaksanakan ini dirancang agar berkelanjutan (sustainable) dan dapat terus dikembangkan melalui pendampingan serta praktik langsung oleh jamaah.

“Harapannya, program ini tidak berhenti pada pelatihan, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama yang memberi dampak jangka panjang bagi ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.

Koordinator Presedium MD Forhati Solo Raya juga menekankan ketahanan pangan keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sehat dan mandiri.

“Melalui pemanfaatan pekarangan rumah, keluarga tidak hanya memperoleh sumber pangan tambahan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan sehat dan bergizi, terutama bagi perempuan dan anak,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Pelatihan Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Ketahanan Pangan Keluarga. Pelatihan diikuti oleh 50 peserta, yang terdiri dari 40 jamaah ibu-ibu dan 10 jamaah bapak-bapak Masjid Ar Rohmah Jebres, yang memiliki komitmen untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga.

Pelatihan ini difasilitasi oleh Rahadi Al Paluri, Founder PSA Bocahpintar dan Rumah Belajar ABA. Para peserta antusias mengikuti pelatihan dan melakukan praktek. Mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan langsung mengenai teknik penanaman sayuran, dan tanaman yang mudah diterapkan di lingkungan rumah.

Selain peningkatan kapasitas peserta, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan jejaring antar jamaah untuk saling berbagi praktik baik dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan.

”Saya senang sekali dengan pendampingan Forhati Solo Raya ini, suka dengan model menanam yang dilatihkan tadi, karena selain kami bisa menanam dengan baik, kami akan bisa menyelesaikan masalah sampah dapur kami,” ujar Nunik, salah satu peserta pelatihan.

MD Forhati Solo Raya berharap program daerah binaan ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi komunitas masjid lainnya dalam mengoptimalkan potensi pekarangan rumah sebagai solusi sederhana namun berdampak nyata bagi ketahanan pangan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak. (Nining Sholikhah/*)
Editor: Suryono

Komentar